Petambak Sumenep Ingin Harga Garam Kembali Stabil

    Rahmatullah - 19 Juli 2019 16:41 WIB
    Petambak Sumenep Ingin Harga Garam Kembali Stabil
    Petani garam sedang melakukan aktivitas di tambang atau dapur garam. Foto: MI/Amiruddin Abdullah Reubee.
    Sumenep: Puluhan petambak garam di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar aksi di kantor DPRD setempat, Jumat, 19 Juli 2019. Mereka menuding pemerintah telah melakukan impor garam hingga merugikan petambak.

    Koordinator lapangan, Edi Susanto meminta anggota dewan menyampaikan keluhan petambak kepada pemerintah pusat. Edi memastikan impor garam sangat merugikan petambak.

    "Garam lokal banyak menumpuk di gudang akibat kebijakan tersebut," kata Edi saat menggelar aksi di lokasi.

    Edi kembali mengatakan kebijakan impor garam tersebut hanya menguntungkan pelaku industri. Di sisi lain justru merugikan petambak garam. Saat ini harga garam lokal jauh dari harapan masyarakat.

    Edi berharap pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menstabilkan harga jual garam, sehingga petambak tidak terus-terusan merugi tiap panen.

    Sementara di lokasi, pengunjuk rasa ditemui langsung ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma. Dia mengatakan ikut prihatin atas keluhan petambak garam itu. Herman berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat.

    "Melalui DPRD Sumenep, kita akan surat ke pemerintah pusat berkaitan dengan aspirasi dari petambak garam," pungkas Herman.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id