Kronologi Menara BTS Timpa SD di Maros

    Muhammad Syawaluddin - 14 Agustus 2019 13:39 WIB
    Kronologi Menara BTS Timpa SD di Maros
    Seorang siswa yang tengah melihat menara BTS XL Axiata yang menimpa bangunan sekolah, di Maros, Sulawesi Selatan. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.
    Makassar: Menara pemancar atau base transceiver station (BTS) penyedia jasa telekomunikasi XL Axiata roboh menimpa SDN 240 Ba'do-ba'do di Desa Baji Mangai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Gowa. Tower setinggi 25 meter itu melukai enam siswa yang sedang istirahat dan latihan persiapan upacara 17 Agustus 2019.

    Salah satu Guru SDN 240 Ba'do-ba'do Veronica membeberkan kronologi kejadian. Insiden menara BTS tersebut terjadi saat dirinya bersama beberapa murid latihan paduan suara. Tiba-tiba terdengar suara patahan sangat keras.

    Sontak Veronica bersama dengan belasan anak yang latihan tersebut berhamburan. Namun, menara BTS hanya dalam hitungan detik dan menimpa enam siswa.

    "Anak-anak langsung berhamburan dan saya refleks melompat dan jatuh hingga berguling untuk menghindari menara yang mengarah ke saya," kata Veronica, di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu 14 Agustus 2019.

    Baca: Menara XL Roboh Menimpa Enam Siswa

    Veronica tak dapat membayangkan dampak seandainya dia dan siswa tidak bergerak cepat saat mendengar suara keras. "Saya tidak tahu jika saya dan anak-anak tidak menghindar saat itu," jelas Veronica.

    Kronologi Menara BTS Timpa SD di Maros
    Veronica, salah satu Guru SDN 240 Ba'do-ba'do, di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan yang hampir menjadi salah satu korban tertiban menara BTS. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin


    Enam anak yang tertiban BTS tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Udara Dodi Sardjoto. Satu di antaranya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan, akibat luka yang cukup serius.

    "Dari informasi, anak itu luka pada bagian kepala dan leher," ungkapnya.

    Setelah kejadian, pihak sekolah langsung menghentikan proses belajar mengajar dan memulangkan semua siswa-siswi. Namun, proses belajar kembali dilanjutkan hari ini.

    Pihak kepolisian masih terus menyelidiki insiden robohnya menara pemancar XL Axiata tersebut. Polisi saat kejadian telah melakukan penyelidikan awal dengan memeriksa menara itu, mengambil informasi kepada warga, serta pemerintah setempat.

    Baca: XL Axiata Hanya Sewa BTS Roboh di Maros



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id