15 Lapak Pengepul Limbah Plastik Terbakar

    Hendrik Simorangkir - 20 September 2019 16:17 WIB
    15 Lapak Pengepul Limbah Plastik Terbakar
    15 Lapak Pengepul Limbah Plastik Terbakar Tangerang: Kebakaran terjadi di tempat pengepul limbah plastik di Kampung Rawa Kompeni, Kamal, Jakarta Barat, Kamis, 19 September 2019 sore. Peristiwa itu menghanguskan puluhan lapak pengepul limbah yang saling b
    Tangerang: Kebakaran terjadi di tempat pengepul limbah plastik di Kampung Rawa Kompeni, Kamal, Jakarta Barat, Kamis, 19 September 2019 sore. Peristiwa itu menghanguskan puluhan lapak pengepul limbah yang saling berdekatan.

    "Ada 15 lapak pengepul limbah plastik sederetan di sini yang terbakar," ujar pemilik lapak Faisal, Jumat, 20 September 2019.

    Faisal menduga kebakaran terjadi akibat adanya ledakan dari salah satu lapak. Namun, dirinya belum mengetahui asal ledakan dari apa.

    "Awalnya saya dengar ada ledakan keras, tapi enggak curiga apa-apa. Pas lihat ada asap hitam, baru sadar itu kebakaran. Setengah jam setelah ledakan," katanya.

    Faisal menuturkan, akibat peristiwa tersebut dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta. Namun, ia menambahkan masih beruntung keluarganya saat itu tidak ada di rumah. 

    "Istri dan anak saya beruntungnya lagi di tempat orang tuanya di wilayah Kalideres. Habis sudah semua, ratusan juta diperkirakan kerugian saya," jelasnya.

    Saat ini, kebakaran yang menghanguskan puluhan lapak pengepul limbah plastik tersebut telah padam. Proses pemadaman sendiri berlangsung lama dari Kamis, 19 September 2019 sekira pukul 15.00 WIB hingga Jumat, 20 September 2019 sekira pukul 02.00 WIB. 

    "Api dapat kita kendalikan sekitar pukul 02.00 WIB. Tapi kan ada proses pendinginan lagi, dimana proses itu butuh waktu lama agar tidak kembali terbakar. Baru benar-benar selesai semua pukul 09.00 WIB," kata Komandan Pleton Unit C Pemadam Kebakaran Kalideres, Suhartoyo. 

    Sebelumnya, kebakaran melanda rumah pengepul limbah plastik di Kampung Rawa Kompeni, Kamal, Jakarta Barat, Kamis, 19 September 2019 sore. Lokasi kebakaran tak jauh dari kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    "Dari jam 15.00 WIB, belum ketahuan penyebabnya apa, tahu-tahu apinya sudah besar," kata warga sekitar Nadi, Kamis, 19 September 2019.

    Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno Hatta Febri Toga Simatupang, mengatakan tidak ada penerbangan yang terimbas dari kebakaran tersebut.

    "Dari awal laporan kebakaran yang kami terima belum ada cancel penerbangan," ungkap Febri.

    Menurut Febri lokasi kebakaran jauh dari wilayah penerbangan Bandara Soekarno-Hatta. "Kalau ada info lebih lanjut akan saya kabari," sambung Febri.

    Petugas pemadam kebakaran pun masih kesulitan untuk menjinakan api yang melanda rumah pengepul limbah plastik di Kampung Rawa Kompeni, Kamal, Jakarta Barat. Kesulitan yang dihadapi petugas karena sedikitnya armada yang menyuplai sumber air.

    "Kalau masalah sumber air sebenarnya dekat semua. Cuma armada unit yang suplai sumber airnya sedikit karena akses menuju lokasi kebakaran sempit," ujar Komandan Pleton Unit C Pemadam Kebakaran Kalideres, Suhartoyo, Kamis, 19 September 2019.

    Suhartoyo menjelaskan, peristiwa kebakaran ini melibatkan dua wilayah Jakarta dan Tangerang untuk menjinakan api. Lanjutnya, diperkirakan proses pemadaman akan berlangsung lama. 

    "Yang kita padamkan plastik. Bisa sampai besok pagi pemadamannya, karena yang kita hadapi ini plastik. Armada yang dikerahkan dari Jakarta Barat 16 unit, Kota Tangerang enam unit, dan dari Jakarta Utara ada dua unit," jelasnya. 

    Ia memastikan kebakaran ini tidak memakan korban jiwa. Hal itu dikemukakannya berdasarkan keterangan dari pemilik limbah tersebut.

    "Tidak ada korban luka maupun yang meninggal. Kami masih terus memadamkan api agar tidak sampai merambat ke permukiman lainnya," katanya.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id