Wilayah Terisolasi Pascagempa Sulbar Kembali Teraliri Listrik

    Antara - 27 Januari 2021 14:36 WIB
    Wilayah Terisolasi Pascagempa Sulbar Kembali Teraliri Listrik
    Petugas PLN saat berjibaku melakukan upaya pemulihan listrik di Kecamatan Ulumanda, Sulawesi Barat. ANTARA Foto/HO-PLN Sulselrabar



    Makassar: Daerah Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang terisolasi sejak gempa bermagnitudo 6,2 SR mengguncang pada Jumat dini hari, 15 Januari 2021, kembali teraliri listrik.

    Sebanyak lima dari 16 gardu terdampak di Ulumanda berhasil dipulihkan pada Rabu dini hari, 27 Januari 2021, setelah para personel PLN berjuang menembus akses ke wilayah itu.






    “Wilayah yang paling sulit ditembus memang Ulumanda, bukan karena kita tidak bisa memulihkan, tapi akses ke lokasi yang tertutup. Alhamdulillah ketika sebagian akses terbuka, kita langsung gerak cepat memulihkan,” kata General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid, melansir Antara.

    Berkat upaya tersebut, lima gardu yang berlokasi di Kampung Kabiraan, Kampung Tamarimbi, Kampung Tamalonang, serta Kampung Aholeang kini telah menyala. Sebanyak 550 pelanggan di Kecamatan Ulumanda kini dapat menikmati listrik PLN kembali.

    Menurut Awaluddin, untuk menyalakan listrik di Kecamatan Ulumanda, material kelistrikan harus diangkut menggunakan motor trail dan mobil.  Di beberapa titik pun material harus dipanggul atau diangkat secara manual oleh petugas.

    Sebanyak 73 personel PLN harus melewati akses jalan ekstrem dan rusak berupa tanah berlumpur serta rawan longsor akibat gempa.

    Baca juga: Vaksinasi 31 Ribu Nakes Surabaya Ditarget Rampung Januari

    Secara umum, kelistrikan Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, telah pulih. Seluruh gardu terdampak gempa telah berhasil dinyalakan lima hari pasca-diguncang gempa. Kecamatan Ulumanda menjadi satu-satunya wilayah yang sulit diakses oleh PLN, karena jalan yang terputus.

    PLN kini terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memulihkan sisa 11 gardu terdampak gempa di Ulumanda.

    “Sementara kami menunggu izin untuk mengakses lokasi, karena saat ini sedang dilakukan pengerjaan untuk membuka akses oleh Dinas Pekerjaan Umum. Infonya dua hari ke depan kita sudah bisa masuk ke lokasi,” tambah Hafid.

    Hafid menyadari, listrik memiliki peran penting dalam pemulihan masyarakat pascabencana gempa. Dirinya pun memastikan petugas PLN terus bersiaga dan siap untuk segera memulihkan ketika sudah akses sudah bisa dilalui dan mendapatkan izin dari pemerintah daerah.

    Untuk sementara, PLN telah mengirimkan genset ke lokasi dan 25 unit Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) sebagai alternatif cahaya sementara bagi warga Ulumanda. PLN berkomitmen untuk terus bersiaga demi memulihkan kelistrikan di Ulumanda. Hadirnya listrik diharapkan dapat membuat Mamuju dan Majene kembali bangkit.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id