Langgar PSBB, Pemkot Bandung Duga Ada 'Beking' di Tempat Hiburan Malam

    Roni Kurniawan - 24 Februari 2021 10:54 WIB
    Langgar PSBB, Pemkot Bandung Duga Ada 'Beking' di Tempat Hiburan Malam
    Ilustrasi tempat hiburan malam. MI/Ramdani
    Bandung: Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarga, menduga ada oknum dari institusi yang menjadi 'beking' tempat hiburan malam untuk tetap beropasional lebih dari pukul 21.00 WIB. Pasalnya secara Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 6 Tahun 2021, jam operasional tempat hiburan dibatasi hingga pukul 21.00 WIB sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

    "Kalau vulgar back up saya sih tidak langsung mendegar itu, kalau hanya dugaan semuanya juga sudah ada dibenak dugaan, ya ada feeling dugaan, tapi dugaan mah bisa benar bisa tidak," ujar Ema di Taman Dewi Sartika, Kota Bandung, Rabu, 24 Februari 2021.

    Ema mengaku, masih ada tempat hiburan malam seperti karaoke, pub, cafe, atau diskotik yang melanggara aturan waktu operasional selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional. Pelaku usaha tempat hiburan, lanjut Ema, melakukan modus dengan cara ditutup bagian depan namun di dalam masih banyak pengunjung.

    Baca: Kasus Aktif Covid-19 di 7 Provinsi Fluktuatif

    "Sesuai arahan pimpinan, kita intensitas pengawasan dan pengendalian. Artinya itu harus lebih intens dilakukan proses pengawasan. Tapi kami sering sampaikan hal yang paling utama sebetulnya bagaimana mendorong rasa kesadaran," sahutnya.

    Ema menuturkan, jika kedapatan ada oknum yang menjadi beking tempat hiburan malam, Pemkot Bandung akan melakukan konsultasi dengan institusi terkait. Pemkot Bandung pun, kata Ema, tidak bisa bertindak sendiri dalam mencegah atau menguak beking berbagai tempat hiburan malam yang masih melanggar aturan.

    Baca: Kabupaten Bogor Perpanjang PPKM Mikro

    "Saya tidak ingin terlalu jauh disana, yang jelas kita ingin nanti kalau misalnya ada back up dan lain sebagainya kan ada proses konsultasi dengan institusi tersebut," bebernya.

    Tempat hiburan malam diakui Ema, paling banyak melanggar aturan sejak penerapan PSBB Proporsional terutama mengenai jam operasionalnya. Hal itu pun menjadi sorotan, terlebih tingkat penyebaran covid-19 di tempat hiburan dinilai sangat rawan karena kondisi ruangan yang tertutup.

    "Kita terus lakukan patroli, pengawasan di setiap kewilayahan. Nanti mungkin akan ditambah jumlah (personel) yang berpatroli," tegas Ema.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id