Sumenep Perpanjang PPKM Berskala Mikro

    Rahmatullah - 22 Februari 2021 12:24 WIB
    Sumenep Perpanjang PPKM Berskala Mikro
    ilustrasi. Medcom.id



    Sumenep: Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur memastikan memperpanjang pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Perpanjangan dilakukan meski belum menerima surat resmi dari Pemerintah Pusat. 

    "Dipastikan ada perpanjangan. Karena informasinya sudah keluar Inmendagri Nomor 4 Tahun 2021. Kalau itu diperpanjang berarti kita juga perpanjang," kata Wakil Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi, Senin, 22 Februari 2021. 




    Rahman Riadi melanjutkan, PPKM berskala mikro jilid kedua dimulai pada 23 Februari hingga 9 Maret 2021. Namun seperti apa ketentuan pemberlakuannya secara teknis, pihaknya masih menunggu surat resmi dari Pemerintah Pusat. 

    Ia menyatakan, PPKM berskala mikro yang penanganan dan pengawasan hingga tingkat RT/RW cukup efektif menekan laju penularan covid-19 di Kabupaten Sumenep. Sehingga langkah perpanjangan memang perlu dilakukan. 

    "Tim kita sudah lengkap ya, jadi saat PPKM pertama itu kita tidak hanya melakukan testing, tracing dan treatment namun kita juga lakukan sterilisasi juga bagikan masker ke masyarakat. Ada penurunan (kasus) di kita ini," sebut Rahman Riadi. 

    Selain menurunnya angka kasus terkonfirmasi, dampak PPKM berskala mikro jilid pertama saat ini tidak ada kecamatan di Kabupaten Sumenep yang berstatus zona merah maupun orange. Dari 27 kecamatan, sebanyak 24 kecamatan zona kuning dan 3 kecamatan zona hijau. 

    "Kita tidak ingin masyarakat abai terhadap protokol kesehatan. Kita terus lakukan pendekatan. Dukungan dari masyarakat tentu sangat penting," pungkasnya. 

    Mengacu kepada data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, selama PPKM berskala mikro yang dilaksanakan sejak 9 hingga 22 Februari 2020 hanya terdapat 22 kasus terkonfirmasi virus korona.

    Jumlah tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan dua minggu sebelum PPKM berskala mikro jilid pertama karena pada massa itu angka kasus baru mencapai sekitar 81 orang.


    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id