Petugas Gagalkan Belasan Pengungsi Rohingya di Aceh Berusaha Kabur

    Media Indonesia.com - 20 November 2020 23:55 WIB
    Petugas Gagalkan Belasan Pengungsi Rohingya di Aceh Berusaha Kabur
    Pengungsi Rohingya terdampar di pinggir pantai Ujong Blang, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh. Foto: istimewa
    Aceh Utara: Personel Kodim 0103 Aceh Utara mengagalkan upaya 14 warga etnis Rohingya yang berusaha kabur dari tempat pengungsian sementara di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh. Mereka hendak kabur pada Jumat dini hari, 20 November 2020.

    "Iya pagi dini hari tadi ada 14 pengungsi yang berusaha kabur, namun dapat digagalkan oleh petugas pengamanan kamp pengungsian Rohingya," kata Pembina Satgas Penanganan Rohingya Letkol Arm Oke Kistiyanto, melansir Mediaindonesia.com, Jumat, 20 November 2020.

    Dia melanjutkan, selain berhasil menggagalkan upaya kabur pengungsi Rohingya, personel juga menangkap delapan orang yang diduga pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

    "Mereka diduga menyelundupkan imigran rohingya ke Tanah Rencong," ujarnya.

    Baca: Polda Aceh Ungkap Penyelundupan Imigran Rohingya

    Beberapa warga diduga pelaku TPPO yang ditangkap pada kelompok pertama yakni DA, warga Kota Medan, Sumtera Utara; ZA warga imigran Rohingya yang menetap di Kota Medan dan JR warga Aceh Tamiang. 

    "JR diduga sebagai sopir mobil yang dirental untuk membantu DA dan ZA untuk membawa kabur warga etnis Rohingya," terangnya.

    Baca: Tim Gabungan Patroli Laut Aceh Antisipasi Masuknya Kapal Rohingya

    Kemudian, untuk kelompok dua yang juga berhasil ditangkap yakni dua pasangan suami istri berinisial AM dan istrinya SA, kemudian SR dan istrinya SU serta P yang merupakan adik ipar dari AM. Kelimanya merupakan warga asal Kota Medan. 

    "Pagi dini hari tadi kita berhasil menangkap dua kelompok terduga TPPO. Kedua kelompok tersebut diduga tidak saling kenal satu sama lainnya," kata Dandim 0103/Aceh Utara, Oke Kistiyanto.

    Ia menilai kedua kelompok tersebut tidak saling kenal. Namun tujuan mereka sama, yakni untuk membawa kabur wanita etnis Rohingya di kamp pengungsian BLK Lhokseumawe. 

    "Kedelapan terduga pelaku TPPO dan 14 pengungsi Rohingya telah diserahkan ke Polres Lhokseumawe untuk penyelidikan lebih lanjut," terangnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id