Lima Orang Terkena Anak Panah saat Perang Antarkampung di Jayawijaya

    Antara - 10 September 2020 15:38 WIB
    Lima Orang Terkena Anak Panah saat Perang Antarkampung di Jayawijaya
    Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen saat tiba di masyarakat yang membawa senjata tajam tradisional.(ANTARA/Marius Frisson Yewun)
    Wamena: Perang yang terjadi antarmasyarakat dua kampung di Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu, 9 September 2020, mengakibatkan lima orang terluka. Kelima warga itu terkena anak panah.

    Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen mengatakan perang bermula saat tiga orang tidak dikenal membakar satu rumah tradisional tidak berpenghuni di kawasan Kampung Meagama, Distrik Hubikosy.

    "Dengan pembakaran itu, bentrok tak dapat dihindari sehingga ada tiga korban di pihak Pelebaga, dua korban di pihak Meagama, Distrik Hubikosy. Semua korban ini hidup, hanya luka-luka," ujarnya, Kamis, Semua (panah) masuk di betis dan paha," katanya, Kamis, 10 September 2020.

    Baca juga: Kronologi Perselisihan Antarjemaat Gereja HKBP Cibinong

    Kepolisian masih mendalami identitas tiga orang tidak dikenal yang diduga menjadi pemicu perang. Insiden itu membuat pihak Meagama mencurigai bahwa pembakaran dilakukan oleh masyarakat Wukahilapok di Distrik Pelebaga. Sehingga mereka melakukan penyerangan ke perbatasan antara kedua kampung dan mengakibatkan lima warga terkena anak panah.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id