Program Sadesha Jabar Belum Penuhi Target

    Ahmad Rofahan - 09 Februari 2020 12:39 WIB
    Program Sadesha Jabar Belum Penuhi Target
    Wagub Jabar bersama peserta JMQH Jawa Barat di Cirebon, Minggu 9 Februari 2020. Foto: Medcom.id/A Rofahan
    Cirebon: Program Satu Desa Satu Hafiz (Sadesha) yang menjadi salah satu program Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum terpenuhi. Pemprov Jabar masih kekurangan 4.500 penghafal Alquran.

    Program yang bertujuan mewujudkan visi misi Jabar juara lahir batin ini, baru bisa melahirkan sebanyak 1.500 hafiz dan hafizah se-Jawa Barat. Capaian itu didapat dalam satu tahun pertama program berjalan.

    "Untuk saat ini, program Sadesha baru ada sekitar 1.500 hafiz dan hafizah," ujar Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, saat meresmikan Jamiyah Madrastil Qur'an Lil Hafidzah (JMWH) di Cirebon, Jawa Barat, Minggu, 9 Februari 2020.

    Uu menuturkan Jabar masih kekurangan sekitar 4.500 penghafal Alquran dari seluruh desa di Jabar. Dia mengungkap sebanyak 6.000 desa ada di Jawa Barat. 

    UU mengaku akan terus menjalin komunikasi dengan sejumlah pondok pesantren dan ulama untuk menyukseskan program Sadesha. Uu menargetkan tahun depan bisa melahirkan 3.000 penghafal Alquran. 

    "Kalau visi misi kitakan, lima tahun, semoga bisa tercapai," tandas Uu.





    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id