Korona Klaster Indogrosir Diyakini Telah Tersebar

    Ahmad Mustaqim - 14 Mei 2020 10:37 WIB
    Korona Klaster Indogrosir Diyakini Telah Tersebar
    Sejumlah petugas dari Pemkab Sleman keluar dari swalayan grosir yang ditutup sementara mulai Selasa, 5 Mei 2020. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
    Yogyakarta: Anggota Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Riris Andono Ahmad, mengatakan perlu upaya lebih untuk menangani klaster Indogrosir di Sleman. Klaster tersebut diyakini telah menginfeksi puluhan orang di setiap wilayah di DIY.

    "Perlu peningkatan kapasitas diagnosis dan tata laksana kasus, yaitu fasilitas karantina dan isolasi non medis. Mengingat cukup banyak kasus yang tidak bergejala atau bergejala ringan saja," kata Riris dihubungi, Kamis, 14 Mei 2020. 

    Dia mengungkap ada 25 kasus positif covid-19 dari klaster Indogrosir. Jumlah ini di luar satu pasien yang merupakan karyawan Indogrosir, dan telah dinyatakan sembuh.

    Sementara itu, rapid test massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Sleman menghasilkan temuan 39 orang reaktif korona. Jumlah itu diyakini bisa bertambah, karena rapid test masih berlangsung hingga Kamis, 14 Mei 2020. 

    Baca: Klaster Indogrosir Bertambah 19 orang Reaktif

    Riris menilai peningkatan jumlah kasus positif maupun reaktif, menunjukkan penyebaran virus klaster Indogrosir meluas. Hingga kini belum dipastikan awal mula munculkan klaster Indogrosir, pun dengan kasus infeksi awal pasien 79.

    "Ini bukan peningkatan penularan. Peningkatan kasus terjadi karena adanya klaster kasus. Tapi secara umum laju penularan di DIY relatif masih sama," ucap Direktur Pusat Kedokteran Tropis UGM ini. 

    Riris mengaku upaya besar harus dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran dari klaster Indogrosir. Lantaran potensi infeksi kasus korona klaster Indogrosir diprediksi bertambah.

    "Klaster Indogrosir menunjuk bahwa penularan sudah terjadi secara meluas. Pada kasus-kasus tersebut perlu ada transisi strategi dari kontak tracing ke screening masal, atau menggunakan kombinasi strategi tersebut," ucapnya. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id