Ustaz Perkosa Santri, Wali Kota Bandung Minta Hakim Bisa Memberikan Keadilan

    Antara - 09 Desember 2021 13:56 WIB
    Ustaz Perkosa Santri, Wali Kota Bandung Minta Hakim Bisa Memberikan Keadilan
    Wali Kota Bandung Oded M Danial. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung)



    Bandung: Wali Kota Bandung Oded M Danial prihatin atas kasus pemerkosaan yang dilakukan oknum ustaz terhadap 12 santriwati pondok pesantren di Kota Bandung, Jawa Barat. Dia berharap proses peradilan memberikan keputusan yang adil. 

    "Saya sempat syok mendengar kabar itu. Semoga majelis hakim bisa memberikan putusan yang memberi rasa keadilan bagi para korban pemerkosaan dan keluarga," kata Oded di Bandung, Jawa Barat, Kamis, 9 Desember 2021.

     



    Dia menilai, perbuatan ustaz berinisial HW, 36, itu sangat tidak terpuji. Menurutnya, seorang guru harus menjadi teladan bagi siswanya, terlebih lagi seorang guru agama.

    "Guru agama juga harus bertugas menjaga moral bukan malah merusaknya," imbuhnya.

    HW kini berstatus sebagai terdakwa, karena telah memasuki proses peradilan. HW terancam hukuman 20 tahun penjara.

    Baca: Guru Pesantren Perkosa 12 Santriwati di Bandung Terancam Dikebiri, Begini Aturannya

    Kejaksaan menyebut HW telah melakukan aksi bejatnya sejak 2016 hingga awal 2021. HW  merupakan guru sekaligus pemilik salah satu pondok pesantren di Kota Bandung.

    Pelaksana tugas Asisten Pidana Umum Kejati Jawa Barat Riyono mengatakan, HW kini berstatus sebagai terdakwa karena sudah menjalani persidangan. Terdakwa dijerat Pasal 81 UU Perlindungan Anak.

    "Ancamannya 15 tahun, tapi perlu digarisbawahi di situ ada pemberatan karena sebagai tenaga pendidik, jadi ancamannya menjadi 20 tahun," kata Riyono.

    Kasipenkum Kejati Jawa Barat Dodi Gazali menambahkan, perbuatan asusila oknum ustaz itu dilakukan di berbagai tempat. Mulai dari pondok pesantren hingga di beberapa hotel dan apartemen.

    HW diduga melakukan pemaksaan dengan ancaman kekerasan. Selain itu, HW diduga memberikan sejumlah iming-iming kepada para korban.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id