Kebahagiaan Siswa SLB saat Diajak Naik KRI Teluk Cirebon

    Ahmad Rofahan - 11 Desember 2019 12:41 WIB
    Kebahagiaan Siswa SLB saat Diajak Naik KRI Teluk Cirebon
    Siswa SLB Budi Utama sedang melihat KRI Teluk Cirebon 543, Rabu, 11 Desember 2019. Medcom.id/ Ahmad Rofahan
    Cirebon: Raut wajah Katon Wiranata Abimanyu, 13, begitu gembira saat melihat langsung KRI Teluk Cirebon 543 di Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, Rabu, 11 Desember 2019. Katon merasa senang lantaran mendapat kesempatan untuk melihat salah satu kapal perang milik Indonesia tersebut.

    "Sebelumnya saya cuma bisa lihat saja. Kalau sekarang, dibantu sama Pak Tentara naik keatas," kata Katon di lokasi.

    Katon berkisah sebelumnya ia juga pernah melihat kapal perang, namun tidak bisa sampai masuk kedalam karena akses untuk naik ke kapal cukup sulit. Kedatangan Katon beserta 19 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Utama di kapal tersebut merupakan inisiatif dari Dinas Sosial Kota Cirebon dan Lanal Cirebon.

    Walaupun dengan menggunakan kursi roda, Katon terlihat sangat menikmati pengalaman yang cukup berkesan ini. "Tadi nyoba teropong dan lihat senjata-senjata juga. Kami dibantu Pak Tentara," ungkap Katon.

    Hal serupa juga dirasakan Higen Ramadan. Ia mengaku diajak berkeliling oleh anggota TNI AL yang bertugas di kapal, untuk melihat setiap sudut kapal.

    Higen yang juga bercita-cita menjadi tentara ini, mengaku sangat terhormat, dengan adanya perhatian kepada penyandang disabilitas seperti dirinya. "Semoga, nanti fasilitas lainnya, ramah kepada disabilitas," kata Higen.

    Dede Dahlia, Sekretaris Dinas Sosial Kota Cirebon, mengatakan pihaknya memang sengaja mengajak penyandang disabilitas untuk melihat langsung KRI Teluk Cirebon yang saat ini sedang bersandar di Pelabuhan Cirebon.

    Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan hak yang sama kepada penyandang disabilitas. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa memotivasi penyandang disabilitas, bahwa mereka sama dengan yang lainnya.

    Dede mengatakan akses untuk naik kapal perang ini memang cukup sulit, bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan kursi roda. Oleh karena itu, ia meminta difasilitasi oleh Lanal Cirebon dan personel dari kapal perang tersebut.

    "Karena memang akses untuk naik cukup sulit, jadi kita fasilitasi dengan dibantu oleh Lanal Cirebon," ujar Dede.

    Komandan Kapal KRI Teluk Cirebon 543 Letkol Laut (P) Krido Satrio menuturkan, hadirnya penyandang disabilitas ke KRI Teluk Cirebon, sebagai salah satunya untuk pengenalan alutista yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

    Selain itu, kegiatan ini juga, untuk meningkatkan rasa bela negara, yang diterapkan kepada masyarakat. "Siapapun bisa melakukan bela negara sesuai dengan bidang dan kemampuannya masing-masing. Termasuk didalamnya adalah penyandang disabilitas," kata Krido.

    KRI Teluk Cirebon 543, merupakan kapal perang pengangkut tank. Kapal buatan Jerman Timur ini, bisa mengangkut sebanyak 7 tank dan 120 personel.

    KRI ini juga digunakan untuk melakukan patroli laut, pergeseran logistik dan operasi penyelamatan. KRI ini juga, yang ditugaskan khusus untuk memantu aktivitas Gunung Kerakatau, pasca terjadinya tsunami di Banten.

    "Karena kami sedang berada disitu, sehingga kami yang ditugaskan untuk memantau Gunung Kerakatau," pungkas Krido.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id