Gubernur Sumsel Belum Akan Cari Pengganti Wabup OKU

    Gonti Hadi Wibowo - 15 Januari 2020 19:32 WIB
    Gubernur Sumsel Belum Akan Cari Pengganti Wabup OKU
    Penyidik saat membawa Wabup Kabupaten OKU Johan Anuar untuk dilakukan penahanan, Selasa malam, 14 Januari 2020. (Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo)
    Palembang: Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru belum akan mencari pengganti Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Johan Anuar, yang ditahan Polda Sumsel akibat kasus penggelembungan anggaran lahan tempat pemakaman umum (TPU). Pihaknya masih menunggu surat resmi penahanan dari Polda Sumsel.

    “Aku baru tahu penahanan itu semalam pukul 00.00 WIB dari media daring dan hingga sekarang belum menerima surat resmi penahanan dari Polda Sumsel sehingga aku belum bisa menggantikan posisi beliau (Johan Anuar),” kata Herman, Rabu, 15 Januari 2020.

    Herman mengatakan akan terus memantau perkembangan kasus Johan Anuar sampai ada pemberitahuan langsung dari Polda Sumsel. Ia pun telah membesuk Anuar setelah ditahan.

    “Saya tidak akan mengintervensi kasus hukumnya. Saya hanya mau bertemu mengobrol saja karena beliau itu teman lama saya,” ujarnya.

    Meski Johan Anuar pernah menang di praperadilan dalam kasus yang sama pada 2017 lalu, Herman menilai kepolisian pasti menemukan bukti-bukti baru yang menjerat keterlibatan Johan Anuar dalam kasus penggelembungan anggaran TPU.

    Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan terhadap kasus yang menjerat Johan Anuar.

    "Aku belum bisa katakan dia pasti salah karena kita harus menggunakan asas praduga tidak bersalah,” pungkasnya.

    Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel sebelumnya langsung menahan Johan Anuar pada, Selasa, 14 Januari 2020. Johan Anuar ditahan setelah dilakukan pemeriksaan selama 12 jam terkait dugaan korupsi penggelembungan dana lahan pemakaman umum di OKU.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id