comscore

KM Cendrawasih Bawa 17 ABK Dilaporkan Mati Mesin di Perairan Halmahera Selatan

Antara - 02 Juli 2022 15:57 WIB
KM Cendrawasih Bawa 17 ABK Dilaporkan Mati Mesin di Perairan Halmahera Selatan
Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) mengerahkan personel bersama tim gabungan untuk melakukan pencarian KM Cendrawasih bersama ABK yang mengalami mati mesin pada Sabtu (2/7) di sekitar perairan Pulau Mandioli, Halmahera
Ternate: Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) mengerahkan personel bersama tim gabungan untuk melakukan pencarian KM Cendrawasih bersama ABK yang mengalami mati mesin pada Sabtu, 2 Juli di sekitar perairan Pulau Mandioli, Halmahera Selatan.

"Berdasarkan laporan, kapal ikan KM Cendrawasih 276 GT 30 dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Pulau Mandioli dan saat ini tim SAR gabungan melakukan pencarian," kata Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman di Ternate, Sabtu, 2 Juli 2022.
Dia menyatakan, tim Unit Siaga SAR Bacan telah bertolak ke perairan Mandioli sekitar pukul 12.10 WIT dan tim SAR Gabungan Bergerak menuju Koordinat LKP menggunakan Kapal Rescue Boat 309 Basarnas dengan jarak dari Pelabuhan Panambuang ke LKP 15.8 NM, Radian 243.83.

Menurut dia, KM Cendrawasih bertolak dari Pelabuhan Bacan sekitar Sabtu dini hari pukul 02.00 WIT menuju rumpon Perairan Pulau Mandioli untuk mengambil ikan dan sekitar Pukul 05.30 WIT, kapal mengalami mati mesin pada saat kembali pulang menuju Pelabuhan Panambuang Bacan.
 
Baca: Basarnas Ambon Lanjutkan Misi Evakuasi Awak KM Rizky Mulia

KM Cendrawasih saat alami mati mesin dan terombang-ambing di Perairan Mandioli membawa sebanyak 17 orang

Sebelumnya, seorang nelayan asal Desa Panamboang Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan yang sempat dilaporkan hanyut bersama rompon akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR gabungan.

Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman membenarkan nelayan bernama Abi, 45, hilang berhasil ditemukan pada sekitar pukul 20.39 WIT saat kapal Rescue Boat (RB 309) yang melakukan pencarian terhadap korban tiba di LKP duga dan menemukan rumpon beserta korban di koordinat 1°4'21.50"S.

Selanjutnya, tim SAR Gabungan mengevakuasi korban ke atas kapal Rescue Boat 309 untuk di bawa kembali ke Pelabuhan Panambuang, Bacan dan Jumat kemarin sekitar pukul 07.46 WIT, tim SAR Gabungan tiba dan sandar di Pelabuhan Panambuang Bacan, bahkan korban diserahkan ke pihak keluarga.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id