comscore

Kota Bandung Kini Punya Instalasi Pengelolaan Air Limbah Terpusat

Media Indonesia.com - 01 Januari 2022 23:16 WIB
Kota Bandung Kini Punya Instalasi Pengelolaan Air Limbah Terpusat
Ilustrasi--Instalasi pengelolaan limbah. (Dok. Media Indonesia)
Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, kini memiliki Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Terpusat Sanimas Citarum Harum. Fasilitas ini diinisiasi oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BBPW) Jawa Barat (Jabar) Kementerian PUPR, kemudian dibangun oleh KSM Sauyunan Pisan.

Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengatakan, SPALD Terpusat merupakan sistem pengelolaan yang dilakukan dengan mengalirkan air limbah domestik dari sumber secara kolektif ke sub-sistem Pengolahan Terpusat untuk diolah sebelum dibuang ke badan air permukaaan. SPALD Terpusat berlokasi di Wilayah RW 06, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.
"Dengan terbangunnya SPALD Terpusat di wilayah tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi role model bagi wilayah lain. Mudah-mudahan air tanahnya juga kualitasnya menjadi baik, karena mengurangi limbah domestik warga," ujarnya, Jumat, 31 Desember 2021.

Harapan Pemkot Bandung, ungkap Yana, masyarakat juga bisa ikut menjaga, memelihara IPALnya terus berfungsi baik.

Baca juga: Volume Sampah usai Perayaan Tahun Baru di Tangsel Normal

"Karena memang masalah limbah domestik ini tetap menjadi masalah di kota besar, mudah-mudahan dengan terbangunnya tempat ini semakin mempercepat proses  pencapaian 100 persen ODF (Open Defecation Free) di Kota Bandung," terangnya.

Yana juga mengapresiasi pembangunan SPALD Terpusat yang di atasnya terdapat ruang publik, sehingga bisa dicontoh kewilayahan lain agar dibagian atas SPALD dapat dimanfaatkan. 

"Ini sudah lebih dari satu bulan IPAL ini berfungsi, tidak bau dan bisa dipakai ruang publik, di sini digunakan untuk ruang bermain anak kalau di tempat lain itu ada Balai RW juga ada tempat-tempat fasilitas publik lainnya," ungkap dia.

Sementara itu Kepala BBPW Jabar, Oscar RH Siagian mengatakan, pihaknya ikut andil dalam pengendalian pencemaran DAS Citarum yang banyak penyebab pencemarannya, salah satunya limbah domestik. Dalam upaya pengendalian pencemaran DAS Citarum, pihaknya melalui pendekatan struktural dan kultural, di sini pembangunan SPALD Terpusat, sifatnya berbasis masyarakat. 

"Program ini merupakan program bersama, dan Pemkot Bandung juga  berpartisipasi aktif. Kami harap dukungan terus dilakukan dengan  fasilitasi dan pendampingan, sehingga derajat kesehatan masyarakat juga meningkat," ucap dia.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id