DPR Kritik Akses Jalan Venue Asian Games di Tangerang

Hendrik Simorangkir - 12 Juli 2018 13:39 wib
Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meninjau venue Asian
Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meninjau venue Asian Games 2018 Cabor Pentathlon di Yayasan Adria Pratama Mulya, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

Tangerang: Komisi X DPR RI meninjau venue Asian Games 2018 cabang olahraga (Cabor) Pentathlon di Yayasan Adria Pratama Mulya, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Dalam tinjauannya anggota DPR tersebut mengkritik akses jalan menuju lokasi pertandingan. 

Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengatakan, akses jalan menuju lokasi venue Pentathlon sangat memprihatinkan. Akses jalan ke area sangat sempit untuk dilalui. 

"Akses dari jalan besar dalam hal ini tol kemudian ke lokasi Pentathlon ini masih memprihatinkan, kita saja susah untuk datang ke sini," ujar Fikri, saat meninjau venue Asian Games 2018 Cabor Pentathlon di Yayasan Adria Pratama Mulya, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, bersama rombongan, Kamis, 12 Juli 2018. 

Fikri menjelaskan, pihaknya mengimbau agar Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc) segera berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memperluas akses jalan tersebut.

"Kita minta kepada penyelenggara dalam hal ini Inasgoc, segera berkoordinasi dengan Kemenpora untuk minta kepada kementerian lain, mungkin kalau perlu Kementerian PU atau Kemendagri, segera segera diperluas jalannya. Ini harus selesai," tegas Fikri. 



Dari dialog sementara dengan Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Tangerang Komarudin, Fikri menambahkan, akses pelebaran jalan tersebut akan diselesaikan oleh pemerintah daerah. 

Namun, lanjutnya, Pemda setempat terlambat mendapatkan informasi terkait ditunjuknya Yayasan Adria Pratama Mulya, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, sebagai venue Asian Games 2018 Cabor Pentathlon. 

"Dari dialog sementara, pemerintah daerah terlambat diberitahunya (penunjukan venue) sekitar bulan Februari atau Maret akhir, sehingga tidak bisa mengalokasikan dananya melalui APBD untuk akses jalan itu," jelas Fikri. 

Fikri menambahkan, beruntung masalah itu dapat terselesaikan, berkat adanya sektor swasta yang membantu. 

"Alhamdulillah ini bisa diatasi oleh CSR BJB dengan dana lebih dari Rp2 miliar dikucurkan. Saya kira sebuah terobosan dan gerak cepat dari Pemda, namun ini juga harus ada kejelasan Inasgoc atau Kemenpora," pungkas Fikri. 

Fikri menuturkan, pelaksanaan Asian Games harus meliputi empat kesuksesan yakni sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, sukses ekonomi, sukses prestasi.

"Pemda setempat sudah berusaha semaksimal mungkin. Mestinya dipersilahkan dong untuk setidaknya menunjukkan karya-karya masyarakat disini apakah itu handicraft yang bisa dipamerkan atau dijual kepada mereka, kalau kemudian boleh maka mestinya sudah siap," pungkasnya. 


(ALB)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.