Tersangka Pembantaian di Nduga Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

    Antara - 11 September 2019 14:51 WIB
    Tersangka Pembantaian di Nduga Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
    Prajurit TNI dan Polri menurunkan peti jenazah korban penembakan di Nduga, Papua, setelah pesawat mendarat di Makassar, Jumat 7 Desember 2018, Medcom.id - Andi Aan
    Wamena: Satu tersangka yang terlibat pembantaian puluhan karyawan PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, pada 2018 lalu, Mispo Gwijangge, dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. 

    Pasal 340 KUHP berbunyi; Barangsiapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan (moord), dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun.


    Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Ricarda Arsenius, mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan dakwaan sehingga perkara bisa segara disidangkan. 

    "Kami harap prosesnya cepat disidangkan," kata Ricarda di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu, 11 September 2019. 

    Dia memastikan kondisi Mispo sehat untuk mengikuti persidangan. Mispo yang merupakan warga Distrik yugi, Ndugi. Dia ditangkap pada Mei 2019

    Polisi sebelumnya menyebutkan Mispo direkrut pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Nduga, Egianus Kogoya, untuk melakukan pembantaian. Kepala Urusan Pembinaan Operasi Sat Reskrim Polres Jayawijaya Inspektur Dua Polisi Alexander mengungkap saat pembantaian dibagi dua kelompok. 

    "Egianus dan kelompoknya dan ada kelompok dari masyarakat tetapi pro kepada Egianus," ujar Alexander. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id