Merapi Muntahkan Lava Pijar

    Antara - 05 Januari 2021 06:00 WIB
    Merapi Muntahkan Lava Pijar
    Guguran yang diduga lava pijar keluar dari Gunung Merapi, Senin malam, terpantau dari CCTV BPPTKG. (ANTARA/HO/BPPTKG)
    Yogyakarta: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, mengeluarkan guguran material yang diduga lava pijar pada Senin malam, 4 Januari 2020.

    "Pada 4 Januari 2021 pukul 19.50 WIB terjadi guguran yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 33 mm dan durasi 60 detik. Suara guguran terdengar hingga Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida, melansir Antara.

    Berkaitan dengan hal tersebut, Hanik menyimpulkan bahwa lava pijar telah muncul di dasar Lava 1997.

    Baca juga: Guru Sekolah Sukma Bangsa Pidie Swab Antingen Massal

    Sinar yang teramati di Gunung Merapi pada 31 Desember 2020 pukul 21.08 WIB, kata dia, bisa jadi merupakan indikasi awal akan munculnya api diam dan lava pijar.

    Ia mengatakan peningkatan aktivitas Gunung Merapi terpantau dari data kegempaan dan deformasi sejak 22 Desember 2020.

    Menurut dia, guguran pada Senin malam, 4 Januari 2021, yang terpantau dari kamera CCTV di sisi barat daya Gunung Merapi dan kamera thermal di stasiun Panguk itu merupakan bagian dari manifestasi peningkatan aktivitas Gunung Merapi.

    Sebelumnya, video dari CCTV mode malam menampilkan pendaran sinar yang diduga adalah lava pijar. Hasil pengamatan ini didukung dengan foto DSLR dokumentasi istimewa dan foto dari Pos Kaliurang yang menunjukkan rona merah di lokasi yang sama.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id