Mentan Sebut Jatim Salah Satu Pintu Besar Ekspor Pertanian

    Amaluddin - 12 Maret 2021 15:56 WIB
    Mentan Sebut Jatim Salah Satu Pintu Besar Ekspor Pertanian
    Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mendampingi tiga menteri melepas ekpor pertanian Jatim, di Teluk Lamong, Surabaya, Jumat, 12 Maret 2021. (Dok: Humas Pemprov Jatim)



    Surabaya: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bersama Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi serta Menteri BUMN Erick Thohir, melepas ekspor pertanian Jawa Timur ke 27 negara tujuan. Nilai ekspor 32 jenis komoditas pertanian itu senilai Rp140 miliar.

    "Kalau jumlah (ekspor) seluruh Indonesia nilainya mencapai Rp1,2 triliun di 52 pintu pelabuhan. Salah satu pintu besar ada di Jatim sebesar Rp140 miliar dari 32 jenis komoditas pertanian ke 27 negara tujuan. Ini ekspor yang cukup besar," kata Mentan Syahrul, bersma Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat melepas ekpor pertanian Jatim, di Teluk Lamong, Surabaya, Jumat, 12 Maret 2021.

     



    Menurut Syahrul, pelepasan ekspor ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan ekspor Indonesia secara gotong royong, baik pertanian, perdagangan, BUMN, dan lainnya.

    "Ini perintah Pak Presiden untuk tingkatkan ekspor. Kebetulan ekspor 2020 jumlahnya Rp549 triliun, naik 15,4 persen dari 2019. Ini bukan data pertanian, ini data BPS,” ujarnya.

    Baca juga: Tersangka Jual Beli Pulau Lantigiang Bertambah Dua Orang

    Syahrul menilai, hal penting dalam pelepasan ekspor yakni kebersamaan untuk menciptakan kerja sama yang baik antara Mentan, Mendag, Menteri BUMN, serta Gubernur Jatim. Sebab, kata Syahrul, Presiden Jokowi meminta seluruh menteri bersinergi untuk meningkatkan ekspor.

    "Kita sepakat bersama-sama dengan Pak Lutfi, Pak Erick. Kalau Mentan main di hulunya, Mendag main di hilirnya, sementara Menteri BUMN di tengah-tengahnya, kalau ini mahir, saya kira semua akselarasi akan jalan lebih kuat," terang dia.

    Kata Syahrul, sinergitas akan terus dijaga baik, semata-mata untuk memulihkan ekonomi Indonesia di tengah pandemi covid-19. Ia memastikan mendukung penuh ekspor produk pertanian di Jawa Timur.

    Sementara itu, Mendag Lutfi menyatakan Indonesia harus segera berevolusi menjadi negara yang bisa menjual barang industri dengan teknologi tinggi. Apalagi, kata Lutfi, salah satu keunggulan Indonesia, khususnya di Jawa Timur, mampu menghasilkan kopi terbaik di dunia.

    Baca juga: Atasi Banjir di Probolinggo, Khofifah: Segera Dibangun Plengsengan Permanen

    "Ekspor ini bisa memberi devisa, mudah-mudahan kita berevolusi dari negara penjual barang setengah jadi, atau mentah menjadi barang industri berteknologi tinggi. Saya sampaikan terima kasih kepada Bu Gubernur, atas binaannya, semoga Jatim menjadi salah satu daerah eskportir barang-barang Indonesia ke depan," kata Lutfi.

    Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, berharap pelepasan ekspor pertanian bisa membawa kesejahteraan bagi seluruh petani dan masyarakat Jatim. Kata Khofifah, 32 jenis komoditas pertanian yang diekspor terdiri dari sarang burung walet, pakan ternak, premik, cicak kering, lipan kering, L-Lysine sulfate, animal feed additive, Greenfields ESL Pasteurised.

    "Lalu juga ada anlene movmax, kelapa bulat, cacao powder, cacao butter, kopi biji, cengkeh hingga Fiber mixed Feed (Sillage) Allformilk. Tujuan ekspor ke 27 negara. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih banyak lagi, sehingga bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat Jatim," imbuh Khofifah.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id