Jelang Libur Panjang, Masuk Bandar Lampung Wajib Rapid Test

    Antara - 22 Oktober 2020 19:05 WIB
    Jelang Libur Panjang, Masuk Bandar Lampung Wajib <i>Rapid Test</i>
    Ilustrasi. Medcom.id
    Bandar Lampung: Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, menegaskan masyarakat luar daerah yang ingin masuk ke kotanya harus di tes cepat. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19.

    "Nanti Senin, 26 Oktober, hingga Jumat, 30 Oktober saya akan buka dua posko untuk melakukan rapid test kepada siapa saja yang ingin datang ke kota ini," kata Herman di Bandar Lampung, Lampung, Kamis, 22 Oktober 2020.

    Ia mengatakan, posko akan dibuat di pintu keluar-masuk Kota Bandar Lampung. Yakni di Tugu Radin Intan yang merupakan perbatasan Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, serta di pintu keluar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Kecamatan Sukarame.

    "Kita akan siapkan 5.000 alat tes cepat, jadi siapa saja yang reaktif tidak boleh masuk ke Bandar Lampung," jelasnya.

    Dia menyebutkan, setiap posko akan diisi oleh sepuluh petugas untuk memeriksa  orang yang menuju Bandar Lampung. Dia mengungkap, kasus covid-19 di Bandar Lampung tengah melonjak dalam dua bulan terakhir. 

    "Rata-rata yang terkena ini dari daerah luar maka. Pembuatan posko ini juga untuk mengantisipasi penyebaran virus yang dibawa oleh orang luar daerah ke kota ini," terangnya. 

    Baca: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 4.432 Orang dalam Sehari

    Apalagi, lanjut dia, akhir bulan nanti ada libur panjang nasional yang memungkinkan banyak orang dari luar daerah masuk ke Lampung, khususnya Kota Bandar Lampung.

    "Saya minta kepada masyarakat baik di Kota Bandar Lampung maupun Luar daerah mari kita sama-sama jaga kesehatan diri sendiri dengan terapkan protokol kesehatan," terangnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki, menegaskan rapid test tersebut diberlakukan kepada semua masyarakat yang ingin masuk ke Kota Bandar Lampung.

    "Ya semuanya, termasuk warga Bandar Lampung yang bekerja di luar daerah dan akan pulang tetap akan di-rapid test, jika reaktif maka akan di tes usap langsung," kata dia.

    Namun, lanjut diam untuk warga luar daerah yang reaktif covid-19 dilarang masuk Bandar Lampung. Hal itu untuk mencegah penularan covid-19.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id