6 Kabupaten/Kota di Jatim Usul Kenaikan UMK

    Amaluddin - 17 November 2020 21:48 WIB
    6 Kabupaten/Kota di Jatim Usul Kenaikan UMK
    Ilustrasi. Medcom.id
    Surabaya: Enam dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021. Sementara 32 daerah sisanya sebagian besar tidak mengusulkan kenaikan UMK.

    "Tentu saya mengapresiasi, berterimakasih kepada enam kepala daerah yang mengusulkan kenaikan UMK. Tapi saya menyayangkan masih ada banyak yang tidak mengusulkan UMK naik," kata Ketua Dewan Pengupahan Jatim, Ahmad Fauzi, dikonfirmasi, Selasa, 17 November 2020.

    Enam daerah yang mengusulkan UMK naik yakni Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, Probolinggo, Malang, Kota Probolinggo, dan Kota Malang. Fauzi mengaku prihatin, karena sebagian besar bupati/wali kota mengusulkan UMK 2021 tidak mengalami kenaikan.

    Selain enam daerah itu, sejumlah daerah di ring satu belum bersikap terkait UMK 2021. Yaitu Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kabupaten Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto. 

    "Kami akan menunggu sampai Kamis lusa, apakah mereka akan mengusulkan naik apa tidak. Tapi kami memahami, bupati/wali kota yang belum mengusulkan, betapa ruwetnya dan alotnya pembicaraan dewan pengupahan untuk menaikkan satu angka," ujarnya.

    Baca: UMK Purworejo 2021 Naik 3,27%

    Fauzi menerangkan bahwa dewan pengupahan, baik dari unsur pekerja maupun pengusaha akan mencarikan solusi terbaik bagi kedua belah pihak. Dengan harapan pekerja dan penyedia kerja sama-sama menerima, sehingga bisa bersinergi dengan baik.

    "Tentu kami akan mencarikan rumusan yang terbaik guna membangun solusi yang terbaik, untuk sebesar-besarnya kesejahteraan pekerja tetapi dunia usaha juga tetap bisa eksis di tengah Pandemi Covid-19 ini," ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Himawan Estu Bagijo, menyatakan pihaknya belum bisa memberikan jawaban terkait UMK tahun depan. Alasannya, masalah UMK masih dibahas bersama dengan pengusaha, perwakilan pekerja, dan dewan pengupahan.

    "Hasilnya nanti akan kita sampaikan. Karena UMK tahun 2021 masih kita bahas bersama-sama untuk mencari soulis terbaik," kata Himawan.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id