Awan Panas Guguran Merapi Meluncur Paling Jauh 1,5 Km

    Antara - 20 April 2021 10:53 WIB
    Awan Panas Guguran Merapi Meluncur Paling Jauh 1,5 Km
    Pemandangan Gunung Merapi saat meluncurkan awan panas guguran. (BPPTKG)



    Yogyakarta: Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tiga kali meluncurkan awan panas guguran ke arah barat daya dengan jarak luncur paling maksimum sejauh 1,5 km pada Selasa pagi, 20 April 2021.

    "Merapi pada pukul 04.11 WIB meluncurkan awan panas guguran pertama sejauh 1,3 km ke arah barat daya," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, melansir Antara.






    Guguran awan panas itu, menurut Hanik, terjadi selama 113 detik dan tercatat di seismogram beramplitudo 30 mm. Merapi terpantau menggugurkan awan panas lagi pada pukul 04.50 WIB.

    "Guguran awan panas itu meluncur ke arah barat daya sejauh 1,3 km," terangnya.

    Baca: Selasa Pagi, Merapi 3 Kali Luncurkan Awan Panas

    Guguran awan panas yang berlangsung selama 114 detik tersebut tercatat memiliki amplitudo maksimum 18 mm. Pukul 06.31 WIB, awan panas guguran ketiga meluncur dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimum 1,5 km ke arah barat daya.

    "Guguran awan panas dengan amplitudo 39 mm itu terjadi selama 118 detik," terangnya.

    Selama periode pengamatan Selasa, 20 April 2021, pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, Gunung Merapi juga terpantau 14 kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak maksimal 1.000 meter ke arah barat daya.

    Baca: Volume Kubah Lava Sektor Barat Merapi 1.098.000 Meter Kubik

    Di samping itu, Gunung Merapi mengalami 40 kali gempa guguran dengan amplitudo tiga sampai 19 mm selama 11 sampai 88 detik, satu kali gempa hembusan dengan amplitudo delapan mm selama 19 detik, serta lima kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3 sampai 8 mm selama 5 sampai 7 detik.

    "BPPTKG masih mempertahankan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga," jelasnya.

    Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id