Relokasi Korban Bencana di Kupang Tunggu Arahan BNPB

    Antara - 19 April 2021 17:48 WIB
    Relokasi Korban Bencana di Kupang Tunggu Arahan BNPB
    Rumah warga rusak akibat tanah longsor di Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, NTT, Rabu, 14 April 2021. ANTARA FOTO/ Kornelis Kaha



    Kupang: Pemerintah Kota Kupang menunggu arahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai relokasi 537 keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.

    "Kami menunggu keputusan dari pemerintah pusat, dalam hal ini pihak BNPB," kata Wali Kota Kupang, Jefry Riwu Kore, di Kupang, Senin, 19 April 2021.






    Baca: Sekolah di Malang Mulai PTM Terbatas

    Dia menjelaskan Pemerintah Kota Kupang sudah mempersiapkan lahan untuk relokasi dan membereskan pengurusan sertifikat kepemilikan lahan bagi korban bencana alam yang akan direlokasi.

    "Kita sudah siapkan semuanya, dan kita juga sudah siapkan sertifikat atas nama 537 kepala keluarga yang akan kita relokasikan," jelasnya.

    Mengenai lahan untuk keperluan relokasi, ia mengatakan bahwa ada lahan seluas tujuh hektare di Kelurahan Manulai yang cukup untuk menampung 537 keluarga yang kehilangan rumah akibat bencana alam.

    Jefry menyebut bahwa pemerintah pusat akan menanggung biaya pembangunan rumah bagi korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, pemerintah kota hanya menyiapkan lahan saja.

    "Pemerintah kota sudah bergerak cepat untuk mempersiapkan lokasi relokasi. Diharap korban bencana bisa segera direlokasi ke tempat baru yang lebih aman," ujarnya.



     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id