Dinkes Banyumas Tunggu Perintah Lanjutan Vaksinasi Covid-19

    Antara - 13 Januari 2021 14:37 WIB
    Dinkes Banyumas Tunggu Perintah Lanjutan Vaksinasi Covid-19
    ilustrasi Medcom.id
    Purwokerto: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menunggu perintah pemerintah terkait vaksinasi covid-19 tahap pertama.

    Kepala Dinkes Banyumas, Sadiyanto, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk secepatnya melakukan vaksinasi.

    "Tidak jadi tanggal 14 Januari. Kami belum tahu persisnya karena tunggu perintah dari pemerintah provinsi atau dari Jakarta," kata Sudiyanto saat dikonfirmasi, Rabu, 13 Januari 2021.

    Baca: 37 Puskesmas dan 19 RS di Kota Semarang Layani Vaksinasi Covid-19

    Dia mengatakan berdasarkan informasi, di Jawa Tengah hanya ada tiga kabupaten/kota yang melaksanakan vaksinasi covid-19 pada 14 Januari 2021, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kota Surakarta.

    Sementara untuk kabupaten/kota lainnya, pihaknya masih menunggu perintah atau jadwal yang ditentukan oleh pemerintah. "Kami belum tahu, apakah vaksinasi covid-19 di Kabupaten Banyumas akan dilaksanakan pada akhir bulan Januari atau Februari," jelasnya.

    Terkait dengan alokasi vaksinasi covid-19 tahap pertama untuk Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan jumlahnya belum tentu sebesar 3.656 seperti yang dikabarkan selama ini.

    "Jumlahnya bisa bertambah dan bisa juga berkurang," ungkapnya.

    Sebelumnya Sadiyanto mengatakan vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Banyumas akan menyasar 3.656 tenaga kesehatan sesuai dengan alokasi yang diberikan untuk daerah tersebut.

    Menurut dia jumlah tersebut baru sepertiga dari total tenaga kesehatan di Banyumas yang mencapai 10.039 orang. "Oleh karena itu, kami meminta pengelola fasilitas pelayanan kesehatan untuk membuat daftar prioritas, (tenaga kesehatan) mana dulu yang akan divaksin," ungkapnya.

    Menurut dia vaksinasi covid-19 itu akan melibatkan 59 fasilitas pelayanan kesehatan di Banyumas yang terdiri atas 40 puskesmas, 16 rumah sakit, dan tiga klinik swasta.

    Kendati demikian dia mengatakan pelaksanaan vaksinasi harus tunduk pada pemerintah pusat, sehingga jangan dilaksanakan sebelum ada perintah dari pusat.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id