comscore

Pria di Wagir Malang Buron Usai Tusuk Perut Istri dan Anak

Daviq Umar Al Faruq - 02 Juli 2022 14:31 WIB
Pria di Wagir Malang Buron Usai Tusuk Perut Istri dan Anak
Lokasi kejadian pria tusuk istri dan anak di Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur/istimewa.
Malang: Polisi tengah memburu tersangka penganiayaan berinisial BFY, 40, warga Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. BFY menjadi buronan setelah tega menusuk perut istri dan anak kandungnya sendiri yang berinisial LW, 42, dan IFC, 22.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Bara'langi, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 28 Juni 2022, sekitar pukul 15.00 WIB. Kejadian berlangsung di rumah nenek korban IFC, yaitu SF, 60, di Dusun Lemah Duwur.
"Kini kami tengah melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap tersangka atas perbuatan penganiayaan," kata Donny, Sabtu, 2 Juli 2022.

Donny menerangkan peristiwa ini berawal saat tersangka BFY datang ke rumah nenek korban dan marah-marah dengan tujuan ingin membunuh istrinya, LW. Lalu BFY beradu argumentasi dengan LW, hingga kemudian BFY menusuk LW.

Baca: Bocah di Deliserdang Hanyut Dilempar Ibu Kandung ke Sungai

Saat itu, sang anak perempuan, IFC, hendak melerai ayah dan ibunya. Namun, ia justru terkena tusukan dari BFY. Korban LW mendapat luka tusukan sebanyak sembilan kali di bagian perutnya, sedangkan korban IFC mendapat luka tusukan satu kali di perut.

"Kami mengamankan beberapa barang bukti, yaitu baju daster warna kuning, baju pendek motif garis warna putih kombinasi coklat dan celana panjang berwarna biru," jelasnya.

Menurut keterangan saksi, kekerasan terjadi lantaran sang istri, LW, mengancam cerai tersangka, BFY. Sehingga terjadi perdebatan dan berujung sang suami melakukan perbuatan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau

"Kini kedua korban tengah dirawat di rumah sakit untuk mendapati penyembuhan dan dilakukan visum. Sedangkan tersangka kini tengah jadi buronan polisi bersama barang bukti yang ia pakai untuk menusuk korban," tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 44 Ayat (2) Jo. Pasal Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang PKDRT dan perbuatan penganiayaan yang menyebabkan luka berat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat 2 KUHP.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id