Terkendala Internet, SD di Gunungkidul Tetap Sekolah Tatap Muka

    Ahmad Mustaqim - 03 Juni 2021 21:28 WIB
    Terkendala Internet, SD di Gunungkidul Tetap Sekolah Tatap Muka
    Salah satu sudut SD N Gununggambar, Dusun Gununggambar, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul. Foto: istimewa



    Gunungkidul: Sekolah Dasar (SD) N Gununggambar, Dusun Gununggambar, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpaksa menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Situasi ini diambil lantaran secara letak geografis wilayah tersebut sulit mendapat jaringan internet.

    Kepala SD N Gununggambar, Purwo Jayusman, menjelaskan, PTM menjadi pilihan terakhir yang diambil. Ia mengatakan siswa dan guru sempat melakukan pembelajaran daring saat awal pandemi tahun lalu.

     



    "Tapi tidak berjalan efektif karena banyak (siswa) mengumpulkan tugas sore atau sudah ganti hari," kata Purwo dihubungi media, Kamis, 3 Juni 2021.

    Melihat kondisi itu, pihak sekolah mengumpulkan orang tua, tokoh masyarakat, hingga perangkat desa. Dari pertemuan itu diketahui adanya masalah jaringan internet.

    Baca: Gibran Larang Pelajar Lakukan Konvoi Kelulusan

    Usai pertemuan kemudian diputuskan tetap menggelar PTM. Hal yang ditekankan saat itu yakni harus tetap melaksanakan protokol kesehatan ketat.

    "Jadi pembelajaran daring itu hanya berlangsung selama dua pekan saja," katanya.

    Purwo mengungkapkan, lokasi sekolah maupun rumah tempat tinggal siswa berada di area pegunungan. Meski ada jaringan internet di sekolah, katanya, namun aksesnya tidak stabil.

    Kegiatan PTM, lanjutnya, hanya dilaksanakan selama dua jam, mulai pukul 7 hingga 10. Guru di sekolah juga disebut secara bertahap mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di kalangan siswa.

    Baca: 19 SMP Di Solo Belum Siap Belajar Tatap Muka

    Ia menambahkan, pihak sekolah mempersilakan siswa tidak masuk apabila ada saudara yang pulang dari luar kota. Ini dilakukan sebagai antisipasi potensi penularan covid-19.

    Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Gunungkidul, Sudyo Marsito, menyebut sekolah itu menjadi satu-satunya yang menggelar PTM. Pihaknya memaklumi dengan berbagai pertimbangan.

    "Kami upayakan meski PTM bisa jalan aman dan tidak muncul klaster (covid-19). Protokol kesehatan juga selali diingatkan," kata dia.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id