2,9 Juta Rokok Ilegal di Yogyakarta Dimusnahkan

    Media Indonesia.com - 29 September 2021 13:24 WIB
    2,9 Juta Rokok Ilegal di Yogyakarta Dimusnahkan
    Bea Cukai Yogyakarta musnahkan 2,9 juta batang rokok ilegal. (Foto: MI/Agus Utantoro)



    Yogyakarta: Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Yogyakarta atau Kantor Bea Cukai Yogyakarta, memusnahkan sebanyak 2.976.000 batang rokok ilegal. Rokok polos itu ditaksir senilai Rp1 miliar.

    Kepala KPPBC TMP B Yogyakarta, Hengky TP Aritonang, menyebut pemusnahan untuk menghindari potensi rokok-rokok tersebut dimanfaatkan kembali.

     



    "Kalau masuk pasar bisa menyebabkan kerugian yang besar bagi perekonomian,"  katanya, Rabu, 29 September 2021.

    Menurut Hengky, seluruh rokok yang dimusnahkan diproduksi di  Malang, Jawa Timur dan akan diedarkan di wilayah Sumatra. 

    "Kami mendapat informasi dan kemudian kami lakukan pencegatan," ungkapnya.

    Baca juga:  1.081 Burung Dilindungi Gagal Diselundupkan ke Surabaya

    Hengky menerangkan dalam dokumen perjalanan yang dilampirkan, barang yang diangkut tersebut adalah kerupuk. Namun, saat dilakukan penggeledahan ternyata kesemuanya adalah rokok.

    Ia menjelaskan, sampai saat ini masih dilakukan pengembangan, apakah rokok tersebut hasil produksi rumahan atau pabrik. Demikian pula lokasi produksinya.

    "Rokok yang diangkut dengan menggunakan truk tersebut telah dikemas dalam ratusan kardus. Ini dikatakan ilegal karena tidak dilengkapi dengan pita cukai atau polos," ujarnya.

    Ia menambahkan rokok ilegal yang dimusnahkan ini menyebabkan kerugian negara yang cukup besar baik dari cukai, PPN Hasil Tembakau, dan pajak.

    Baca juga: Longsor di 3 Desa, Banjarnegara Minta Warga Waspada

    Hengky menyebutkan kerugian ditaksir mencapai Rp1,76 miliar. Ia mengaku belum mendapat informasi kemana rokok-rokok ilegal itu akan dikirimkan.

    "Hanya diminta mengirim, nanti akan dibawa ke gudang mana, sopir juga belum mengetahui," terang dia.

    Barang Milik Negara (BMN) aset eks kepabeanan dan cukai yang dimusnahkan ini, imbuhnya, dmusnahkan sesuai persetujuan dari Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi nomor S-78/MK.06/KN.5/2021 tertanggal 6 April 2021.

    "Pemusnahan kali ini tertunda dan bru dapat dilaksanakan saat ini karena adanya PPKM yang dilaksanakan oleh Pemda DIY," jelasnya. (Agus Utantoro)

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id