Vaksinasi Dosis Pertama di Surabaya Ditarget 100% Pekan Depan

    Amaluddin - 15 September 2021 16:53 WIB
    Vaksinasi Dosis Pertama di Surabaya Ditarget 100% Pekan Depan
    ilustrasi vaksinasi. Medcom.id



    Surabaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menarget vaksinasi dosis pertama tuntas 100 persen pekan depan. Hingga kini, vaksinasi dosis pertama di Surabaya mencapai 99,03 persen atau sekitar 2,2 juta total sasaran, dan dosis kedua mencapai 64,2 persen atau sekitar 1,4 juta jiwa.

    "Alhamdulillah vaksinasi di Surabaya sudah 99,3 persen dosis pertama, ini tertinggi di Jatim. Mudah-mudahan bisa tuntas 100 persen pekan depan," kata Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, di Surabaya, Rabu, 15 September 2021.

     



    Dia menilai, capaian vaksinasi tersebut tidak lepas dari sinergitas Pemkot bersama Kapolrestabes Surabaya, melalui mobil gerai vaksin dan mobil masker. Serta adanya gotong royong dari semua elemen masyarakat di Surabaya.

    Selain itu, capaian vaksinasi karena kesadaran masyarakat mengikuti vaksinasi covid-19 terus meningkat dari hari ke hari. Armuji meyakini semakin cepat target vaksinasi tercapai, maka  kekebalan komunal bisa tercapai.

    Baca: Antre Lama, Santri Ini Ketiduran saat Vaksinasi Covid-19

    "Sehingga ekonomi bisa kembali berjalan normal. Sekarang kita fokus untuk pemulihan ekonomi dengan mulai dilonggarkannya pembatasan," ujarnya.

    Armuji meyakini, capaian vaksinasi tersebut berkontribusi pada landainya kasus covid-19 di Kota Pahlawan. Sehingga diharapkan bisa menekan laju infeksi covid-19.

    Armuji berharap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mendistribusikan vaksin, untuk percepatan vaksinasi di wilayahnya. Mengingat ketersediaan stok vaksin di Surabaya masih minim.

     "Seandainya ada vaksin yang lebih banyak lagi, maka kami akan melakukan vaksinasi yang lebih banyak lagi. Sehingga bisa mencapai target," ujarnya.

    Baca: Pemprov DKI Akan Surati 2,5 Juta Warga yang Belum Divaksinasi

    Berdasarkan data 11 September 2021, ada sebanyak 10.219 lingkungan RT di Surabaya yang masuk zona hijau covid-19. Meski demikian, Armuji berpesan kepada masyarakat agar tidak melakukan euforia berlebihan, dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi.

    "Dengan melandainya angka covid-19, kita perkuat juga infrastruktur kesehatan seperti testing dan rumah-rumah sehat. Sehingga nanti bisa siap siaga menghadapi berbagai kondisi yang akan datang," katanya.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id