24 Pasar Tradisional di Brebes Serentak Ditutup Besok

    Kuntoro Tayubi - 18 September 2021 11:06 WIB
    24 Pasar Tradisional di Brebes Serentak Ditutup Besok
    Pedagang dan pengunjung di pasar Induk Brebes masih beraktivitas menjelang penutupan pasar. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)



    Brebes: Sebanyak 24 pasar tradisional di Kabupaten Brebes akan ditutup serentak pada Minggu, 19 September 2021. Penutupan pasar secara serentak ini dilakukan untuk proses sterilisasi lingkungan pasar. 

    Penutupan pasar tradisional dilakukan menyusul status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Brebes naik menjadi level 4. Penutupan ini untuk mencegah penyebaran covid-19 di dalam pasar.

     



    Seorang pedagang di Pasar Induk Brebes, Kumaenah, 37, mengatakan, penutupan pasar tersebut dengan maksud untuk kebaikan bersama. "Katanya mau disemprot jadi libur dulu sehari. Tidak apa-apa tutup sehari buat kebaikan bersama katanya biar virusnya enggak nyebar," katanya saat ditemui di lapaknya, Sabtu, 18 September 2021.

    Penutupan pasar tradisional dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan Satgas Covid-19. Keputusan tersebut disepakati pada Kamis, 16 September 2021 kemarin dan menyatakan bahwa seluruh pasar rakyat ditutup pada Minggu, 19 September dan dilakukan penyemprotan desinfektan.

    Baca: Masih Level 4, PKL di Kabupaten Brebes Dilarang Berjualan

    Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Brebes, Maryono mengatakan, pihaknya bersama Satpol PP dengan melibatkan Polri/TNI mengantisipasi potensi kerumunan yang mungkin terjadi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

    "Kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi seperti pasar, dilakukan upaya untuk mengantisipasi dan melakukan pencegahan terhadap kerumunan," kata Maryono saat dikonfirmasi.

    Maryono menuturkan, selama penutupan lingkungan pasar akan dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan. Setelah itu, saat pasar mulai kembali buka, protokol kesehatan di lingkungan pasar akan diperketat.

    "Kami sudah menyampaikan imbauan penutupan 24 pasar tradisional ini kepada masing-masing kepala pasar. Dan mereka juga sudah menyampaikan pengumuman ini kepada para pedagang," kayanya.

    Lebih lanjut Maryono mengatakan, untuk aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) dilatang berjualam di ruang publik atau fasilitas umum. "Untuk kegiatan ekonomi harus tetap jalan, namun kami tetap meningkatkan protokol kesehatan dengan lebih ketat," pungkasnya.

     

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id