Kota Tarakan Antisipasi Bencana Tanah Longsor

    Antara - 23 Juli 2020 10:44 WIB
    Kota Tarakan Antisipasi Bencana Tanah Longsor
    ilustrasi Medcom.id
    Tarakan: Pemerintah Kota Tarakan, Kalimantan Utara, mengantisipasi bencana tanah longsor memasuki musim hujan. Beberapa kawasan tempat tinggal warga merupakan daerah rawan dan dihuni warga.

    "Kalau di Tarakan yang berbahaya bukan banjirnya, tapi tanah longsor kalau hujan," kata Wali Kota Tarakan, Khairul, di Tarakan, Kamis, 23 Juli 2020.

    Baca: 202 Pasien Covid-19 di Kalsel Dinyatakan Sembuh

    Khairul menjelaskan Pemkot Tarakan terus melakukan proses mitigasi bencana di antaranya menghimbau warga untuk tidak tinggal di tempat rawan longsor. Kemudian kawasan tersebut dijadikan hutan kota agar tidak ditempati warga lagi.

    "Terutama pada lereng-lereng bukit yang kemiringannya di atas 30 derajat karena secara teori pasti longsor bila hujan," jelas Khairul.

    Dia mengungkapkan kadang ada wilayah sampai tiga kali mengalami longsor di tempat yang sama, begitu sudah tidak longsor dibangun tempat tinggal lagi oleh warga. Akhirnya Kembali longsor.

    Selain itu titik rawan longsor banyak jumlahnya dan menyebar di hampir semua kawasan Tarakan yang memiliki kontur wilayah berbukit dan memiliki kemiringan di atas 30 derajat.

    Menurutnya itu risiko daerah perkotaan lantaran jumlah penduduk semakin meningkat untuk mencari tempat tinggal. Sementara kebanyakan kawasan kosong adalah hutan lindung dan hutan kota.

    "Guna mengatasi itu, maka pengawasan dilakukan lebih ketat, maka itu merupakan tugas-tugas terberat kita," jelas KHairul.

    Ke depannya Pemkot Tarakan akan melakukan reboisasi lagi terutama di hutan kota dan hutan lindung. Termasuk kawasan yang memiliki kemiringan 30 derajat dan rawan longsor akan dibuat hutan kota.

    Selain itu daerah-daerah tangkapan air juga harus dipikirkan karena daya serap tanah di Tarakan sudah semakin menurun. "Alhamdulillah saat ini musim hujan kali, tidak ada laporan tanah longsor korban harta maupun korban jiwa," ujar Khairul.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id