Pemkot Surabaya Kalah Gugatan Wisma Pesebaya

    Syaikhul Hadi - 11 Maret 2020 12:15 WIB
    Pemkot Surabaya Kalah Gugatan Wisma Pesebaya
    lapangan karanggayam dan wisma persebaya Surabaya (istimewa)
    Surabaya: Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memenangkan PT Persebaya Indonesia terkait gugatan pedata atas Pemerintah Kota Surabaya. Gugatan terkait sertifikat hak pakai Wisma Persebaya dan Lapangan Karanggayam Surabaya, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur. 

    "Mengadili dalam eksepsi, menolak eksepsi tergugat untuk seluruhnya. Dalam pokok perkara, mengabulkan gugatan tergugat untuk sebagian," ujar Ketua Majelis Hakim Martin Ginting saat membacakan amar putusan di ruang Cakra, PN Surabaya, Surabaya, Selasa, 10 Maret 2020. 

    Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan banding atas hasil putusan PN Surabaya terkait gugatan Lapangan Karanggayam dan Wisma Persebaya. Pemkot Surabaya punya waktu 14 hari untuk menyiapkan banding.

    "Kita sudah siapkan kuasa hukum melalui Pengadilan Negeri untuk banding di Pengadilan Tinggi Surabaya," kata Kepala Bagian Hukum, Pemkot Surabaya, Ira Tursilowati, Rabu, 11 Maret 2020. 

    Ira menjelaskan upaya banding dilayangkan berdasarkan empat bukti sah di mata hukum atas kepemilikan tanah aset daerah. Pertama, kepemilikan Sertifikat Hak Pakai No. 5/Kelurahan Tambaksari seluas 49.400 meter persegi atas nama Pemerintah Kotamadya Daerah Tingkat II Surabaya tertanggal 28 Maret 1995.

    Kedua, berdasarkan Surat Izin Kepala Dinas Pengawasan Bangunan Daerah Nomor : 188/927-92/402.5.09/1998 tentang Izin Mendirikan Bangunan tanggal 14 April 1998. Ketiga, Sistem Informasi Manajemen Barang Milik Daerah Pemkot Surabaya nomor register : 12345678-0000-19844-1. Keempat, Sistem Informasi Manajemen Barang Milik Daerah Pemkot Surabaya nomor register : INV-2017-375.1-1.

    Ira menyebut hasil putusan hakim PN Surabaya hanya berdasarkan klaim penguasaan Lapangan Karanggayam sejak 1967 oleh pihak penggugat. Selain itu, atas dasar pembangunan tribun, tembok pembatas, dan Wisma Persebaya lama pada 1973. Serta, pembangunan Wisma Persebaya baru pada 1992.

    "Padahal sejak tahun 1998, IMB (Izin Mendirikan Bangunan) kita, (bangunan) sudah masuk dalam Simbada (Sistem Informasi Manajemen Barang Milik Daerah)," jelasnya.

    Ira memastikan Pemkot Surabaya melalui kuasa hukumnya segera menyiapkan memori banding atau dokumen administrasi untuk upaya hukum ke Pengadilan Tinggi Surabaya. Ira menekankan Lapangan Karanggayam dan Wisma Persebaya masih menjadi milik dan dikelola Pemkot Surabaya karena ada upaya banding.

    "Karena kita melakukan upaya banding dan belum inkrah, maka lapangan Karanggayam dan wisma masih menjadi milik Pemkot," tegasnya. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id