Kendaraan Pemudik di Cimahi yang Diputar Arah Ditempel Stiker

    Media Indonesia.com - 28 April 2021 09:49 WIB
    Kendaraan Pemudik di Cimahi yang Diputar Arah Ditempel Stiker
    Razia pemudik. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha



    Cimahi: Kendaraan pemudik yang diperintahkan balik arah di wilayah hukum Polres Cimahi, Cimahi, Jawa Barat, akan diberi stiker khusus. Stiker bulat berwarna merah dengan logo Polda Jabar akan dipasang petugas di kendaraan pemudik di beberapa titik penyekatan, cara ini dilakukan untuk memudahkan petugas melakukan pemantauan larangan mudik 2021.

    "Kami menyiapkan stiker tanda pemudik yang akan dipasang di kendaraan yang diminta putar balik. Jadi, kalau kendaraan itu lewat ke titik penyekatan berikutnya tidak perlu diperiksa atau diberhentikan lagi karena sudah dicek untuk menghindari kepadatan," kata Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto, melansir Mediaindonesia.com, Rabu, 28 April 2021.






    Kepolisian akan mendirikan empat pos penyekatan. Yakni  Gerbang Tol Baros 1, Gerbang Tol Baros 2, Alun-alun Kota Cimahi, Gerbang Tol Padalarang, serta Grafika Cikole, Lembang Kabupaten Bandung Barat.

    Baca: 6 Stasiun di Sumsel Layani Pemeriksaan GeNose C19

    Selain itu, pihaknya juga bakal lebih mengintensifkan pengawasan di jalur-jalur alternatif atau jalur tikus demi mengantisipasi warga yang nekad mudik meski sudah ada kebijakan larangan mudik.

    "Untuk titik penyekatan di wilayah kita ada empat. Ada juga jalur-jalur tikus dari arah Cianjur dan Purwakarta lewat Underpass Padalarang, itu bakal kita awasi juga," ujarnya.

    Kepala Dinas Perhubungan Bandung Barat Lukmanul Hakim menerangkan, jalan tikus biasanya menjadi jalur alternatif yang berpotensi dilalui pemudik untuk menghindari penyekatan di jalur arteri.

    "Untuk jalur tikus di wilayah kita cukup banyak dan biasanya jadi alternatif pemudik. Cuma kalaupun lewat jalur tikus, ujung-ujungnya akan bermuara di jalur arteri juga," ungkap Lukmanul.

    Baca: Masuk Perbatasan Aceh Wajib Punya SIKM

    Jalur alternatif diprediksi bakal dipadati kendaraan warga yang berlibur ke kawasan Lembang. Jalur ini juga bakal menjadi perhatian petugas pasca Lebaran di antaranya Jalur Barat melalui Jakarta/Cianjur - Padalarang (Tol Purbaleunyi) - Panaris - Pemkab Bandung Barat - Cisarua - Parongpong - Lembang. Kemudian Jalur Tengah Cimahi - Jalan Kolonel Masturi - Cisarua- Parongpong - Lembang.

    Serta Jalur Utara Jalan Sersan Bajuri Via Parongpong - Jalan Punclut Via Ciumbuleuit - Jalan Punclut Via Dago (Perumahan Grand Citra) - Jalan Dago Giri - Langensari - Lembang - Subang - Jalan Tangkuban Parahu - Lembang - Parongpong - Cisarua - Tol Purbaleunyi - Jakarta.

    Lukmanul mengatakan, keterbatasan personel menjadi salah satu kendala dalam menjaga jalur tikus guna mengantisipasi pemudik serta wisatawan dari luar daerah.

    "Kita siagakan 102 personel, sudah disebar ke beberapa titik. Untuk jumlah personel sendiri sangat terbatas, jadi peran serta aparat kewilayahan sangat penting membantu mengamankan jalur-jalur itu," jelasnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id