Asrama Haji Padang Dipertimbangkan Jadi Tempat Isolasi Covid-19

    Antara - 17 Oktober 2020 08:26 WIB
    Asrama Haji Padang Dipertimbangkan Jadi Tempat Isolasi Covid-19
    Ilustrasi. Medcom.id
    Padang: Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mempertimbangkan pemanfaatan Asrama Haji Padang sebagai tempat isolasi pasien covid-19. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif virus korona.

    "Asrama haji punya 200 tempat tidur. Untuk sementara mungkin bisa dimanfaatkan sebagai tempat isolasi pasien covid-19," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, di Padang, Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Dia mengatakan, penambahan kasus positif harian terus melonjak beberapa hari. Tambahan terbanyak terjadi pada Jumat, 16 Oktober 2020, yaitu 506 orang.

    Dia menuturkan, lonjakan yang terjadi berpotensi membuat ruang isolasi di Rumah Sakit (RS) penuh. Sehingga perlu antisipasi mempersiapkan tempat isolasi lain.

    Baca: Pentingnya Mencuci Tangan untuk Menghindari Penularan Covid-19

    Asrama Haji Padang dinilai salah satu tempat yang memungkinkan. Karena memiliki ruang yang cukup banyak, serta dipisahkan dinding pagar dengan lingkungan sekitar.

    "Kita juga sudah minta bupati/wali kota untuk melakukan antisipasi serupa di daerah," terangnya. 

    Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman, mengatakan tambahan 547 orang terkonfirmasi positif pada Jumat, 16 Oktober 2020 adalah rekor tertinggi harian di provinsi itu. 

    "Biasanya paling tinggi hanya 300-an per hari. Kemarin terjadi lonjakan," ucapnya.

    Ia mengatakan, hingga kini total warga Sumbar yang positif terpapar covid-19 mencapai 10.294 orang. Dari jumlah tersebut, 5.501 orang dinyatakan telah sembuh dan meninggal 201 orang.

    "Positivity Rate Sumbar saat ini 5,45 persen," katanya.

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id