Kabupaten Bandung Barat Rawan Bencana Musim Hujan

    Media Indonesia.com - 19 September 2021 20:35 WIB
    Kabupaten Bandung Barat Rawan Bencana Musim Hujan
    Peristiwa banjir di Bandung Barat, Jawa Barat, pada Mei 2021. (Foto: MI/Depi Gunawan)



    Bandung: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jawa Barat akan memasuki musim hujan lebih awal dari biasanya. Masyarakat diminta bersiap dan melakukan mitigasi potensi bencana saat musim hujan seperti banjir dan tanah longsor.

    Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu daerah rawan bencana hidrometeorologi di Jawa Barat. Pada Mei lalu, bencana longsor merenggut satu korban warga Desa Cigugur, Kecamatan Parongpong.

     



    Sebelumnya, pada 24 Desember 2020, longsor menimbun satu rumah di Kampung Lebak Cihideung, RT 2/17, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang. Satu orang tewas dalam peristiwa ini.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Duddy Prabowo, mengakui, hampir seluruh kecamatan di Bandung Barat memiliki risiko bencana baik longsor maupun banjir.

    "Potensi longsor hampir di tiap kecamatan, khusus di wilayah selatan lebih dominan karena kontur tanah atau topografi relatif berbukit dengan tingkat kemiringan lereng diatas 15 derajat bahkan ada yang lebih dari 40 derajat," ungkap Duddy, Minggu, 19 September 2021.

    Baca juga: Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Kawasan Wisata

    Menurut dia, berdasarkan keterangan BMKG, wilayah Bandung Raya saat ini telah memasuki peralihan musim. Di beberapa daerah sudah terjadi hujan dan berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

    "Wilayah Bandung Barat sangat berpotensi terjadi bencana terutama warga yang tinggal di lokasi rawan. Karena itu kita ingatkan masyarakat akan pontensi bencana yang bisa mengancam keselamatan jiwa," bebernya.

    Walaupun wilayahnya rawan bencana, Duddy menyebut hingga saat ini belum ada laporan kejadian. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya kembali mengingatkan masyarakat senantiasa mewaspadai, mengantisipasi, dan melakukan aksi mitigasi lebih awal guna menghindari serta mengurangi risiko bencana.

    "Persiapan awal, kita siagakan personel. Selain itu BPBD juga berkoordinasi dengan aparat kewilayahan baik kecamatan, Polsek dan Koramil yang setiap saat bisa dikerahkan bilamana terjadi bencana," jelasnya. (Depi Gunawan)

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id