comscore

Gobel: Bendungan Bulango Ulu akan Perkuat Pangan

Medcom - 26 April 2022 10:31 WIB
Gobel: Bendungan Bulango Ulu akan Perkuat Pangan
Wakil Ketua DPR Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, meninjau pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Gorontalo: Wakil Ketua DPR Bidang Korinbang, Rachmat Gobel, meninjau pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Gobel mengatakan bendungan ini merupakan proyek strategis nasional yang akan memiliki dampak besar bagi masyarakat Gorontalo.

"Bahkan akan memberikan kontribusi bagi ekonomi nasional, khususnya dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” kata Gobel, Senin, 25 April 2022.
Hal itu ia ungkapkan saat melakukan peninjauan pembangunan bendungan di kawasan perbukitan Gorontalo. Bendungan ini mulai dibangun pada 2021 dan diharapkan selesai 2024.

Bendungan ini dapat menampung genangan 614,72 hektare. Pembuatan bendungan ini akan memberikan manfaat irigasi bagi 4.193 hektare sawah, PLTA 4,96 MW, memasok air bersih 2,2 meter kubik per detik, dan bisa mereduksi banjir hingga 84,62 persen.

"Kota Gorontalo berbentuk seperti mangkuk karena dikelilingi perbukitan. Kata Gorontalo itu sendiri, salah satunya berakar dari kata Hulontalo, yang bermakna tanah yang tergenang air, Karena itu di Gorontalo terdapat danau yang besar, Danau Limboto," ujar dia.

Adapun panjang bendungan mencapai 358,75 meter. Ia menuturkan bendungan ini akan menjadi bagian dari masa depan Gorontalo.

"Kita ingin membangun peradaban baru Gorontalo yang maju dan makmur melalui pendekatan budaya dan teknologi yang berakar pada adat-istiadat warisan leluhur,” kata Gobel.

Gobel mengatakan, untuk memperkuat ekonomi rakyat maka harus membangun pertanian, UMKM, ekonomi berbasis budaya, dan kelautan serta perikanan.

Baca: Urgensi Proyek Bendungan Bener Dipertanyakan

“Ekonomi pangan dan ekonomi kreatif akan menyerap tenaga kerja yang besar dan akan menciptakan pemerataan ekonomi. Karena itu, pembangunan bendungan ini sangat strategis bagi kemajuan Gorontalo ke depan,” ucap dia.

Saat meninjau pembangunan bendungan itu, Gobel mendapatkan laporan tentang kendala pembebasan lahan yang masih terhambat. Hingga saat ini, pembebasan lahan baru mencapai 20 persen, sebagian besar yang belum dibebaskan justru ada di areal genangan.

"Masalahnya bukan pada harga, tapi pada sengketa kepemilikan lahan. Ini harus segera ada solusi. Jangan sampai menghambat progres pembangunan bendungan ini,” ucap Gobel.

Berdasarkan laporan pihak terkait, di lahan yang akan menjadi areal genangan sudah tak lagi ada penduduk. Proyek pembangunan bendungan ini akan menyerap anggaran sekitar Rp 2,3 triliun rupiah. Pembangunan bendungan ini akan melibatkan sejumlah perusahaan seperti Hutama Karya, Istana Karya, Brantas Abipraya, Yodya Karya, Indra Karya, maupun Bumi Karsa.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id