comscore

Optimalkan Pengelolaan Sampah, TPST di Songgon Banyuwangi Dibangun Tahun ini

Amaluddin - 03 Juni 2022 08:42 WIB
Optimalkan Pengelolaan Sampah, TPST di Songgon Banyuwangi Dibangun Tahun ini
ilustrasi Pekerja menggunakan alat berat memindahkan sampah di area proyek Fasilitas Pengolahan Sampah Terpadu atau Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter. Foto MI Pius Erlangga..jpg
Banyuwangi: Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Balak, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dimulai tahun ini. Nantinya, sampah itu akan diekspor ke Austria untuk didaur ulang.

"Saya berharap TPST nanti tidak hanya menjadi tempat pengolahan sampah saja, namun manajemen penanganannya juga lebih advance mengingat kapasitasnya yang juga lebih besar. Kita harap, di TPST ini sampah yang diolah juga bisa diekspor seperti yang di Muncar," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Kamis, 2 Juni 2022.
Ipuk mengatakan pengelolaan sampah di TPST dibangun oleh Systemiq, NGO internasional dan didanai pemerintah Norwegia. Nantinya TPST ini akan menjangkau desa-desa yang ada di lima kecamatan di sekitar Songgon.

"Pembangunan TPST di Desa Balak, Songgon ini merupakan perluasan program STOP (Stop Tapping Ocean Plastic) yang sebelumnya dijalankan di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi," katanya.

Ipuk mengaku telah bertemu pihak Systemiq beberapa waktu lalu saat mereka berkunjung ke Banyuwangi, yakni CEO sekaligus Managing Partner Systemiq, dan Taraneh Azzad, dari London, Inggris. Kemudian, ada Director Waste Operation, Jason Hale; Director Project STOP, Mike Webster; serta mitra Systemiq, Ben Dixon dan Joi Danielson.

“Systemiq telah berpengalaman di Muncar mendampingi pengelolaan sampah oleh warga sejak 2018 lalu. Berbekal pengalaman itulah, kami percaya dengan perluasan program ini ke lima wilayah kecamatan, maka pengendalian sampah bisa berjalan dengan baik. Layaknya di Muncar yang mendapat respon baik dari warga," ujarnya.

Project STOP diawali dari Muncar pada 2018. Pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar ini telah menjangkau 7.500 KK dari empat desa di Muncar. Salah satu dampaknya, di desa tersebut tidak lagi terjadi banjir, bahkan sampah plastiknya telah diekspor ke Austria untuk didaur ulang.

Saat ini, program tersebut dikembangkan dengan skala yang lebih luas. Melalui program bertajuk Banyuwangi Hijau, skalanya akan menjangkau lima kecamatan. "Dengan program yang kita kelola bersama Systemiq ini, kita berharap dapat berkontribusi sebesar 19,5 persen dari penanganan kebocoran sampah di Banyuwangi pada 2024," ujar dia.

Baca: Masyarakat Desa di Bantul Kembangkan Laboratorium Pengelolaan Sampah

CEO sekaligus Managing Partner Systemiq, Taraneh Azzad, mengaku sangat mengapresiasi kerja sama dengan Banyuwangi selama ini. Menurutnya, antusiasme pemkab dan warga mendorong program ini berjalan dengan baik. "Untuk itu, kami terus melanjutkan program ini, bahkan memperluas skala kerjanya. Kami saat ini akan membangun TPST di Desa Balak, Songgon yang diharapkan menjangkau desa-desa yang ada di 5 kecamatan sekitar," kata Taraneh.

Taraneh menjelaskan bahwa program yang dijalankannya tidak hanya sekedar membangun TPST saja, namun lebih dari itu juga pendampingan ke warga bagaimana melakukan manajemen pengelolaan sampah yang tujuan besarnya adalah merubah perilaku masyarakat terkait sampah.

“Tak hanya sekedar membangun fasilitas, tapi warga juga kami dampingi dan edukasi. Sebab pengembangan fasilitas akan berhasil, apabila kita bisa merubah perilaku orang sehari-hari. Bahkan, kalau ini semua berjalan dengan baik, rencana juga akan kami perluas lagi cakupan areanya,” katanya.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id