comscore

16.835 JCH Berangkat via Embarkasi Surabaya

Antara - 03 Juli 2022 09:54 WIB
16.835 JCH Berangkat via Embarkasi Surabaya
Jemaah calon haji kloter 38 Embarkasi Surabaya bersiap berangkat ke Bandara Juanda dari Asrama Haji Sukolilo, Sabtu (2/7/2022). ANTARA/Hanif Nashrullah.
Surabaya: Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat sebanyak 16.835 calon haji diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji 1443 Hijriah.

"Data tercatat hingga pemberangkatan kelompok terbang 38 yang merupakan kloter terakhir malam ini," ujar Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Abdul Haris kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo, Sabtu malam, 2 Juli 2022.
Berdasarkan data PPIH Embarkasi Surabaya, secara rinci jemaah calon haji yang telah diberangkatkan yaitu sebanyak 7.708 jemaah pria, lalu 8.977 jemaah wanita, serta 150 orang petugas.

Khusus kloter 38, total 251 jamaah calon haji asal 23 kabupaten/kota di Jatim terbang melalui Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines (SAA) dengan nomor penerbangan SV 5042 pada pukul 20.15 WIB.

Sebelum ke Jeddah, pesawat terlebih dahulu transit ke Bandara Palembang untuk mengangkut 119 jemaah calon haji asal Kota Palembang, Sumatra Selatan.

Baca juga:  JCH Sumsel-Babel Rampung Diberangkatkan ke Tanah Suci

"Dengan diterbangkannya kloter 38, operasional pemberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Surabaya telah usai," ucap Haris yang juga Kabid Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur tersebut.

Sementara itu, terkait dengan jemaah yang visanya tertolak secara sistem karena kelahiran 30 Juni 1957, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin agar bisa berangkat.

Namun, kata dia, hingga terakhir ini tetap tidak bisa berangkat sehingga harus menunda keberangkatannya untuk tahun depan.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya Slamet Mulsiswanto menyampaikan terdapat 449 jamaah haji yang memeriksakan diri ke poliklinik selama masa pemberangkatan.

Dari jumlah tersebut, lanjut dia, terdapat lima keluhan penyakit yang mendominasi, yaitu hipertensi, anemia, diabetes, pernafasan serta sakit kepala atau pusing.

Slamet juga mengungkapkan terdapat delapan orang yang tertunda keberangkatannya hingga tahun depan dikarenakan beberapa faktor.

"Alasannya, satu orang karena sakit jantung, satu orang mengalami gangguan mental, tiga orang hamil waktu pemeriksaan di Asrama Haji, satu orang pendamping hamil, satu orang mengundurkan diri, dan seorang lagi vaksinasinya kurang dari 10 hari,” tuturnya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id