Teror di Mapolrestabes Medan Bagian dari Radikalisme

    Rizky Dewantara - 13 November 2019 13:37 WIB
    Teror di Mapolrestabes Medan Bagian dari Radikalisme
    Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara)
    Bogor: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut teror di Mapolrestabes Medan, Sumatra Utara, bagian dari radikalisme.

    Menurut Mahfud, radikalisme terbagi menjadi tiga tingkatan. Pertama, menganggap musuh, kedua teror berupa bom atau serangan, dan ketiga adu wacana tentang ideologi.

    "Pengeboman di Mapolrestabes Medan itu masuk kategori yang kedua, yaitu teror," ungkap Mahfud, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 13 November 2019.

    Mahfud menegaskan, peristiwa teror harus ditindak tegas. Sebab pola teror dan radikalisme bisa diidentifikasi. 

    "Saya tadi diskusi dengan Mendagri (Tito Karnavian), itu bisa diidentifikasi hal-hal seperti itu. Ini bisa jadi pintu masuk untuk mengambil jaringannya teroris di Medan," ungkap dia. 

    Menurut Mahfud, ledakan Mapolrestabes Medan bisa jadi momentum pemberantasan terorisme. Seperti halnya penyerangan mantan Menko Polhukam Wiranto, di Banten, beberapa waktu lalu.

    "Ini kayak kasus Pak Wiranto, sudah lama orangnya (diincar), tapi bagaimana cara mengambilnya. Jadi sama yang di Medan, jaringannya harus dicari, bukan mencari satu korban dan satu yang lari hari ini," tambah dia. 

    Mahfud menegaskan pihaknya optimal dalam penanganan aksi teror. Seperti penindakan hukum jangan menunggu jatuh korban. 

    "Saya laporan kemarin di konvensi internasional di Australia, saya katakan dari sudut kuantitatif turun jumlah teror di Indonesia. Karena pencegahannya lebih baik, kalau masih ada satu atau dua aksi teror, itu tidak bisa dihindari," tutup dia.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id