NasDem Merasa Dikerjai di DPRD Demak

    Rhobi Shani - 15 November 2019 11:39 WIB
    NasDem Merasa Dikerjai di DPRD Demak
    Rapat Sidang DPRD Kabupaten Demak. Foto: MI/Akhmad Safuan
    Demak: Partai NasDem merasa dikerjai DPRD Kabupaten Demak, Jawa Tengah, lantaran tak mendapatkan porsi alat kelengkapan dewan (AKD). Padahal, NasDem memperoleh enam kursi pada pemilu legislatif 2019. 

    “Pembentukan alat kelengkapan dewan, Partai NasDem dikerjai tidak dapat apa-apa,” ujar Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Demak, Suwarjo, Jumat, 15 November 2019.
     
    Menurut Suwarjo, dengan perolehan enam kursi, secara proporsional NasDem semestinya mendapatkan paling tidak dua posisi dalam AKD. Ironisnya, PDI Perjuangan yang seharusnya hanya boleh mengisi empat justru mendapatkan lima posisi.
     
    “Kemudian Partai Golkar yang mestinya dapat dua dengan asumsi perolehan tujuh kursi malah dapat tiga,” kata Suwarjo.

    Suwarjo menduga pembagian alat kelengkapan dewan kuat dengan kepentingan politik partai-partai pimpinan DPRD Kabupaten Demak. Sebab pada Pemilu Kepala Daerah 2020, PDI Perjuangan, Gerindra, dan Golkar sepakat mengusung calon yang sama. Sedangkan NasDem belum menentukan sikap hendak mendukung siapa pada Pilkada 2020.

    “PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar kan sudah punya calon. Kemarin-kemarin kami diajak pertemuan-pertemuan bersama tidak mau, karena belum ada instruksi dari pusat. Kemudian kami dikerjai lewat pembentukan alat kelengkapan dewan,” jelas dia.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id