Mumtaz Rais Pede Nyalon Bermodal Popularitas

    Patricia Vicka - 07 Januari 2020 19:10 WIB
    Mumtaz Rais Pede <i>Nyalon</i> Bermodal Popularitas
    Mumtaz Rais. Medcom.id
    Yogyakarta: Putra ketiga Amien Rais, Mumtaz Rais maju mencalonkan diri sebagai bakal calon kepala daerah (Cakada) Kabupaten Sleman 2020. Mumtaz pede nyalon bermodalkan popularitas.

    "Hasil riset dari Jaringan Suara Indonesia (JSI), tingkat popularitas saya di sini tertinggi. Ini modal sebuah kemenangan," ujar Mumtaz di Condong Catur, Sleman, DIY, Selasa, 7 Januari 2020.

    Pengalaman Mumtaz di dunia politik memang sudah dimulai sejak 2009 lalu. Ia terpilih sebagai DPR RI 2009-2014 dari daerah pemilihan(Dapil) VIII Jateng yang meliputi Cilacap dan Banyumas
     
    Ia sempat maju kembali menjadi DPR RI melalui Dapil yang sama, namun gagal. Kini Mumtaz berniat menjadi Bupati Sleman.

    Ia menjelaskan alasan nyalon karena merasa terpanggil untuk lebih mensejahterakan rakyat Sleman yang merupakan tanah kelahirannnya.

    Dalam pertarungan mendatang, menurutnya belum muncul sosok yang populer dan dikenal banyak di masyarakat. Disamping itu belum muncul pula sosok milenial yang mampu menggelontorkan inovasi dan pembaharuan. Hal ini yang mendorong Mumtaz merasa yakin mampu memenangi pilkada mendatang.

    "Sleman butuh sosok milenial yang punya program yang kuat. Senjata saya di program. Program saya nanti orisinal, ada invosasi untuk mensejahterahkan rakyat," kata pria Lulusan Sarjana Ekonomi lulusan dari Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

    Adik dari Hanum raiz ini menambahkan ia sudah lama mempersiapkan diri menjadi bakal calon Bupati Sleman. Bahkan sejak jauh-jauh hari ia mengaku sudah mengumpulkan dukungan di tingkat pusat dan daerah. 

    Langkah yang ditempuh di antaranya melakukan komunikasi politik dengan sejumlah pimpinan parpol di wilayah Sleman maupun pusat.

    "Saya sudah dapat dukungan dari elit PAN pusat maupun daerah. Juga dari partai lainnya. Salah satunya dari Gerindra," ujar dia.

    Menantu dari Zulkifli Hasan ini pun siap dipasangkan dengan kader partai lainnya untuk memudahkan meraih kursi pemimpin daerah. Lantaran PAN Sleman hanya memiliki 6 kursi dan harus berkoalisi. 

    "Siap saja jika dipasangkan dengan siapapun yang punya program kerja selaras. Inginnya jadi bupati. Namun kalau dipasangkan dengan partai yang kursinya lebih banyak dari PAN, saya siap jadi wakil,"pungkasnya.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id