• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 12 NOV 2018 - RP 50.937.259.118

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pemkot Mataram Percepat Pembangunan Hunian Tetap

Antara - 08 November 2018 20:18 wib
Sejumlah relawan membangun hunian sementara (huntara) bantuan
Sejumlah relawan membangun hunian sementara (huntara) bantuan Pemerintah Daerah Jawa Tengah yang diperuntukkan bagi korban gempa di Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (17/10/2018). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah.

Mataram: Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terus melakukan percepatan pembangunan hunian tetap. Pembangunan untuk para korban gempa bumi tersebut dimaksudkan agar tidak timbul masalah baru saat musim hujan.

Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan, upaya percepatan pembangunan hunian tetap baik berupa rumah instan sederhana sehat (Risha) maupun rumah instan konvesional (Riko), melalui komunikasi intensif dengan aplikator dan distributor.

"Kelompok masyarakat (pokmas) terus kami fasilitasi dengan aplikator dan distributor agar segera melakukan perjanjian kerja sama untuk mempercepat distribusi kebutuhan bahan bangunan," kata Lalu seperti dilansir Antara, Kamis, 8 November 2018.

Hal itu, menurut Lalu, termasuk untuk pokmas Risha, sebab selain harus bekerja sama dengan aplikator sebagai penyedia panel, pokmas Risha juga perlu membuat perjanjian kerja sama dengan distributor.

"Risha tidak akan bisa ditempati, jika tidak dilengkapi dengan baja ringan, atap, lantai, pintu dan jendela, sehingga pokmas Risha juga harus membuat perjanjian kerja sama dengan distributor," jelas Lalu.

Lalu menilai, percepatan pembangunan hunian tetap ini menjadi prioritas, karena jika warga masih tetap pada posisi tinggal di hunian sementara maka persoalan dan masalah baru kemungkinan akan timbul. Apalagi saat datangnya hujan.

Namun demikian, katanya, sejauh ini masalah-masalah seperti yang dihadapi para pengungsi di Lombok Utara dan Lombok Timur, tidak ada terjadi di Kota Mataram.

Menurut dia, karena pengungsi di Mataram hanya sebagian kecil yang tinggal di hunian sementara, apalagi sebanyak 825 kepala keluarga (KK) yang rumahnya sudah dirobohkan untuk dibangunkan Risha dan Riko sudah berinisiatif mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

"Namun hal itu tetap menjadi bagian yang kita pikirkan, dengan terus memantau secara menyeluruh kondisi di lapangan sambil berjalan," ungkap Lalu.


(DEN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.