Total Positif Korona di Jateng 38 Orang

    Mustholih - 25 Maret 2020 19:16 WIB
    Total Positif Korona di Jateng 38 Orang
    Ilustrasi. Medcom.id
    Semarang: Jumlah pasien positif terinfeksi korona (covid-19) di Jawa Tengah, melonjak. Data teranyar, sebanyak 19 orang dinyatakan positif korona pada Rabu, 25 Maret 2020, dan tengah dirawat di sejumlah rumah sakit di Jateng.

    "Saya perlu tegaskan, penambahan pasien positif korona di Jateng sangat signifikan. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 25 Maret 2020.

    Ganjar menerangkan 19 pasien positif korona itu dirawat di sejumlah rumah sakit. Yakni; 
    1. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi, Surakarta (1 pasien)
    2. Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Dr Kariadi, Semarang (2 pasien)
    3. RSUD Wongsonegoro, Semarang (4 pasien)
    4. RSUD Goeteng, Purbalingga (3 pasien)
    5. RSUD Cilacap (1 pasien)
    6. RSUD Banyumas (3 pasien)
    7. RSUD Kardinah Tegal (1 pasien)
    8. RSUD Soediran, Wonogiri (1 pasien)
    9. RS Sudjono, Magelang (2 pasien); dan 
    10. RSUD Setjonegoro, Wonosobo (1 pasien). 
    "Jadi di Jawa Tengah positif covid-19 berjumlah 38 orang. Dirawat 34 dan meninggal 4 orang," ungkap Ganjar.

    Baca: Fasilitas RS Korona di Pulau Galang Hampir Rampung

    Dia menambahkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) melonjak menjadi 2.858 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 257 orang.

    Ganjar meminta warga tidak abai dengan virus korona. Warga diminta untuk mengikuti imbauan pemerintah dalam menghadapi virus korona.
     
    "Alarm sudah berbunyi dan semakin keras dari hari ke hari. Saya meminta semua semakin waspada wabah ini," tegas Ganjar.

    Ganjar mengingatkan sebagian orang memiliki imunitas yang tinggi terhadap virus korona. Namun, orang tersebut tidak merasakan gejala sakit.

    "Ketahuilah, anda tetap bisa menularkan virus ini pada orang tua, isteri, dan anak-anakmu. Jangan sampai nanti menyesal. Patuhi imbauan pemerintah untuk berdiam di rumah, keluar hanya jika ada kepentingan mendesak," ungkap Ganjar.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id