Penumpang KRL dari Tangsel Turun 18 Persen

    Farhan Dwitama - 16 Maret 2020 11:35 WIB
    Penumpang KRL dari Tangsel Turun 18 Persen
    Ilustrasi--Penumpang KRL memakai masker saat menunggu keberangkatan commuter line di Stasiun Depok Lama, Depok, Jawa Barat. (Foto: MI/Bary Fathahillah)
    Tangerang: Imbauan belajar, bekerja dan beraktivitas di rumah, membawa dampak pada penggunaan moda transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line dari Tangerang Selatan, Banten, menuju Jakarta.

    "Sampai pukul 10.00 WIB, terjadi penurunan jumlah penumpang. Memang tidak signifikan, sekitar 18 persen," kata Kepala Stasiun Rawa Buntu, Iskandar, Senin, 16 Maret 2020.

    Ia menjelaskan, sebelum ada kebijakan 'merumahkan' kegiatan belajar dan bekerja, rata-rata penumpang KRL dari Stasiun Rawa Buntu mencapai 2.200 orang per hari. Namun, hari ini jumlah penumpang hanya sekitar 1.800-an.

    Kendati demikian, imbuh Iskandar, tidak ada perubahan sistem pengangkutan penumpang pada KRL. Hal itu berbeda dengan kebijakan yang diberlakukan oleh MRT dan TransJakarta.

    "Jadwal dan volume penumpang tidak ada pembatasan. Normal seperti hari biasanya," jelas dia.

    Baca juga: Antrean Penumpang TransJakarta Koridor 13 Mengular



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id