Penumpang Cekcok dengan Awak Kabin di Pesawat Garuda

    Hendrik Simorangkir - 14 Agustus 2020 11:12 WIB
    Penumpang Cekcok dengan Awak Kabin di Pesawat Garuda
    Garuda Indonesia. Foto : AFP
    Tangerang: Seorang penumpang kelas bisnis di pesawat Garuda Indonesia GA 643 Rute Gorontalo-Makassar-Jakarta, terlibat cekcok dengan awak kabin pada Rabu, 12 Agustus 2020. Penumpang yang tak dirinci namanya itu sempat beradu argumen dengan penumpang lain kala diingatkan untuk mematikan telepon selularnya.

    Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan pihaknya memastikan berkomitmen selalu menegakan aturan keamanan dan keselamatan penerbangan secara ketat terhadap seluruh penumpang selama penerbangan.

    "Peristiwa dipicu salah satu penumpang di kelas bisnis yang kedapatan menggunakan handphone ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan ketika pesawat tengah melakuan refueling sewaktu transit di Makassar," ujar Irfan, Jumat, 13 Agustus 2020.

    Irfan menuturkan, atas kejadian itu, salah satu penumpang lainnya membuat laporan ke polisi, Saat ini kasus sedang ditangani oleh pihak berwajib. Pihaknya pun akan menghormati proses hukum yang berjalan termasuk secara kooperatif akan memberikan informasi bila dibutuhkan.

    Pihak Garuda juga memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap awak kabin yang mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan khususnya ketika berupaya menerapkan aturan keselamatan penerbangan terhadap penumpang. Garuda Indonesia tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak-pihak yang kedapatan dengan sengaja melanggar aturan keselamatan penerbangan. 

    "Kami juga turut menyampaikan apresiasi kepada penumpang yang senantiasa mendukung penegakan aturan keselamatan penerbangan," katanya.

    Informasi yang diperoleh Medcom.id, penumpang yang memakai telepon selular itu diduga putra seorang politikus terkenal. Sedang penumpang lain yang melaporkan penumpang itu merupakan pimpinan dari lembaga penegak hukum.

    "Kami meyakini komitmen penerapan safety pada operasional penerbangan dapat berjalan dengan optimal dengan adanya dukungan dan peran serta seluruh penumpang dalam mematuhi  aturan keselamatan  penerbangan yang berlaku," jelasnya.

    Hingga saat ini, belum ada jawaban yang diberikan Medcom.id terhadap Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Adi Ferdian Saputra, terkait kejadian tersebut.

    (ALB)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id