Fitur Deteksi Wajah akan Awasi Gerak-gerik Gangster Cilik

    Syaikhul Hadi - 06 Februari 2020 15:16 WIB
    Fitur Deteksi Wajah akan Awasi Gerak-gerik Gangster Cilik
    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi)
    Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan akan tegas terhadap gangster cilik yang belakangan meresahkan masyarakat di Kota Pahlawan. Pihaknya bahkan akan memasang kamera pengawas yang memiliki fitur deteksi wajah.

    “Kami sudah pasang kamera face recognition. Jadi, nanti kalau sudah ditangkap tidak ada lagi yang ngeles bahwa saya tidak ikut di situ (gangster), karena kamera ini sudah tersambung dengan sistem kependudukan,” ujar Risma, Kamis, 6 Februari 2020. 

    Selain itu, Risma juga meminta kepolisian rutin menggelar patroli gabungan. Satu saja wajah anggota gangster cilik tertangkap kamera pengawas, akan langsung diserahkan kepada pihak kepolisian.

    “Sudah kita attach (kerja sama). Kalau kita menemukan sesuatu akan langsung laporan ke polres,” tegasnya.

    Risma menjamin Pemkot Surabaya tak akan mengintervensi kepolisian yang menindak tegas para anggota gangster. Sebab pihaknya telah berulang kali menangani persoalan gangster namun kriminalitas kelompok itu masih terus berulang.

    “Kalau kemarin saya masih bisa intervensi, tapi sekarang tidak akan lagi. Karena kalian (gangster) tidak menurut," jelasnya.

    Risma menambahkan Pemkot Surabaya sudah memiliki data seluruh anak di Surabaya. Baik wajah maupun sidik jarinya. Sebab, pemkot sudah melakukan pendataan sejak 2019 silam, 

    "Tolong nanti anak-anak tidak menyalahkan siapapun, karena risikonya macam-macam. Ada tahanan anak, ada yang dikeluarkan sekolah. Kita juga sering keliling ke sekolah-sekolah untuk melakukan intervensi, tapi ini kan pengaruhnya dari luar, jadi ya begini,” pungkasnya. 

    Warga Surabaya akhir-akhir ini dibuat geram dengan munculnya gangster cilik. Segerombolan remaja bersenjata tajam kerap melakukan penyerangan terhadap warga yang melintas di Jalan Kenjeran, Kota Surabaya. 

    Salah satu aksi gangster sempat viral di media sosial. Pemilik akun Facebook Ardiwani mengaku dirinya pernah menjadi korban keberingasan gangster cilik. 

    Kala itu ia hendak pulang setelah memancing sekitar pukul 23.00 WIB. Saat melintasi kawasan Kenjeran Surabaya, dia mendapati segerombolan remaja berbekal celurit dan samurai menendangnya dari sepeda hingga jatuh. Beruntung, aksi kekerasan itu tak berlanjut lantaran di saat yang sama petugas Satpol PP setempat tengah melintas. 



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id