Paguyuban Tunggal Rahayu Imingi Anggota Emas 800 Ribu Kg

    P Aditya Prakasa - 11 September 2020 16:40 WIB
    Paguyuban Tunggal Rahayu Imingi Anggota Emas 800 Ribu Kg
    Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Wahyudijaya menunjukan lembaran buku bersampul burung garuda yang menghadap ke arah depan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (8/9/2020). (ANTARA/Feri Purnama)
    Bandung: Kepolisian masih mendalami organisasi masyarakat (ormas) Paguyuban Tunggal Rahayu, di Garut, Jawa Barat, yang mengubah lambang Garuda Pancasila serta mencetak uang sendiri. Status kasus pun telah dinaikkan ke penyidikan.

    "Dari hasil gelar perkara sudah menemukan dua alat bukti cukup sehingga ditingkatkan menjadi penyidikan," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago, Jumat, 11 September 2020.

    Sebanyak empat orang mantan anggota kelompk telah dimintai keterangan oleh penyidik. Dia pun memastikan belum ada tersangka dalam kasus tersebut.

    "Iya, dari kelompok itu kurang lebih empat orang, mereka sudah enggak aktif," ucap dia.

    Baca juga: Warga Jepara Mulai Enggan Dites Swab

    Erdi mengatakan, dari hasil pemeriksaan para saksi terungkap bahwa anggota dimintai uang untuk pendaftaran oleh pengurus Tunggal Rahayu. Mereka juga dijanjikan uang pengganti dari Bank Swiss.
     
     

    "Diminta biaya pendaftaran sebesar Rp100 ribu sampai Rp600 ribu per orang. Jika membayar, uang itu nanti diganti dengan uang dari Bank Swiss yang akan cair ke rekening ormas," ujarnya.

    Selain uang, lanjut Erdi, pengurus juga menjanjikan emas seberat 800.000 kilogram peninggalan zaman dahulu. Emas akan dibagikan ke anggota.

    "Dengan pernyataan saksi ini, lalu bukti pembayaran mendaftar sebagai anggota, kami naikan statusnya jadi penyidikan," jelas dia.

    Sebelumnya, Paguyuban Tunggal Rahayu di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak ramai diperbincangkan. Penyebabnya, ormas itu menggunakan lambang negara Garuda Pancasila dengan kepala menghadap ke depan.

    (MEL)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id