Ganjar Minta Kasus Pungli Jembatan Comal Diusut Tuntas

    Akhmad Safuan - 12 Agustus 2014 14:52 WIB
    Ganjar Minta Kasus Pungli Jembatan Comal Diusut Tuntas
    Jembatan Comal. ANTARA/Oky Lukmasnyah



    medcom.id, Semarang: Lebih dari sanksi hukuman disiplin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kasus pungutan liar (pungli) di Jembatan Comal, Kabupaten Pemalang, diusut tuntas termasuk aliran uang pungli. Ia juga meminta agar semua pelaku tidak diampuni karena memanfaatkan kondisi bencana untuk kepentingan sendiri.

    Pada Selasa (12/8/2014), diketahui, kasus pungli yang melibatkan petugas Kepolisian Resor (Polres) Pemalang, Jawa Tengah masih terus diusut. Tujuh anggota satuan lalu lintas (Satlantas) masih
    menjalani pemeriksaan secara intensif oleh Bidang Propam Polda Jateng.

     



    Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta agar kasus pungli di Jembatan Comal, Kabupaten Pemalang, agar diusut tuntas dan tidak diampungi karena para pelaku yang merupakan anggota polisi tersebut memanfaatkan kondisi bencana untuk kepentingan sendiri.

    "Saya minta usut tuntas kasus pungli itu, telusuri terus ke mana aliran uangnya dan sikat semua yang terlibat dan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Ganjar Pranowo.

    Terbongkarnya pungli di Jembatan Comal, demikian kata Ganjar, membuat Pemerintah Provinsi Jateng maupun pribadi mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangkap pelaku pungli di Jembatan Comal, Pemalang.

    "Awalnya saya dapat laporan dari rakyat di Comal melalui Twitter dan SMS lalu koordinasi dengan polisi yang langsung sigap menangkap 10 angggota terlibat," tambahnya.

     

    (PRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id