WNA Tiongkok di Lokasi Tambang Ilegal Kalsel Kantongi Visa Tenaga Ahli

    Antara - 24 November 2021 16:21 WIB
    WNA Tiongkok di Lokasi Tambang Ilegal Kalsel Kantongi Visa Tenaga Ahli
    Tim Imigrasi mengecek WNA yang diamankan Polres Tanah Bumbu. (ANTARA/Firman)



    Banjarmasin: Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin menyebut dua warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial LS dan LZ yang diamankan Polres Tanah Bumbu di lokasi aktivitas tambang batubara ilegal. Kedua WNA itu mengantongi visa kategori tenaga ahli yaitu indeks Visa C312.

    "Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM), kedua orang asing tersebut terdaftar sebagai pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) bekerja dengan Indeks C312 yang bekerja pada PT. Sarabakawa," terang dia di Batulicin, Rabu, 24 November 2021.

     



    Sementara hasil konfirmasi dengan pihak perusahaan dijelaskan bahwa kedua WNA tersebut benar merupakan tenaga kerja asing di PT Sarabakawa. Kedua WNA itu sedang berada di area tambang PT Sarabakawa namun tidak melakukan aktivitas penambangan seperti yang diberitakan.

    Baca: WN Arab Penyiram Air Keras ke Istri Palsukan Identitas demi Nikah Siri

    Benny Saputra perwakilan perusahaan mengatakan bahwa PT 86 adalah kontraktor dari PT  Sarabakawa yang meliputi segala kegiatan penambangan. Jadi pada saat kejadian WNA asal Tiongkok itu hanya memantau pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai PT 86 dan tidak melakukan kegiatan penambangan sama sekali ketika ditangkap oleh Polres Tanah Bumbu.

    Diketahui pasca diamankannya dua WNA pada Senin malam, tim Imigrasi langsung melakukan konfirmasi dan meminta keterangan polisi. Hasil keterangan penyidik dijelaskan dua WNA bersama tiga warga lainnya DG, 28, warga Batam, AR, 33, warga Kotabaru dan SR, 35, warga Tanah Bumbu diduga melakukan penambangan di luar konsesi tambangnya di Desa Mangkal Api, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

    Dari lokasi, polisi menyita barang bukti sembilan unit alat berat jenis excavator, dua unit alat berat jenis dozer, 14 unit dump truck tipe 360 dan enam unit unit dump truck tipe 420.


    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id