Uji Coba Vaksin Merah Putih Terkendala

    Amaluddin - 09 Januari 2021 16:49 WIB
    Uji Coba Vaksin Merah Putih Terkendala
    ilustrasi. Foto: dok AFP
    Surabaya: Uji coba vaksin covid-19 merah putih Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, terhadap hewan (animal trial) batal dilaksanakan pada Desember 2020. Walhasil, uji coba vaksin merah putih kembali direncanakan Januari 2021.
     
    "Rencana kami semula animal trial itu dilakukan Desember akhir. Tapi mundur. Jadi baru bisa mungkin Januari ini. Kadang-kadang memang ada kendala di laboratorium," kata Peneliti konsorsium pengembangan Vaksin Merah Putih Unair, Ni Nyoman Tri Puspianingsih, dikonfirmasi, Sabtu, 9 Januari 2021.
     
    Menurut Nyoman, konsorsium dan para peneliti dalam konsorsium pengembangan vaksin, tidak bisa menjamin proses pengembangan vaksin. Beberapa kendala pun ditemui para peneliti, seperti keterbatasan peralatan.

    "Jadi masih perlu menunggu. Lain halnya di luar negeri bisa cepat. Misalnya kurang apa, tinggal telepon, besok sudah datang. kalau kami kan kadang-kadang alat ini belum datang, sehingga harus nunggu," ujarnya.

    Baca: Pengembangan Bibit Vaksin Merah Putih Rampung 60%

    Ketua Peneliti platform viral vector Vaksin Merah Putih Unair, Fedik Abdul Ratam, mengakui tentang keterlambatan uji pre klini terhadap hewan ini. Kendalanya, menunggu hewan yang diimpor dari Tiongkok.

    Fedik mengatakan, Tim Peneliti Unair sebelumnya sudah menyiapkan pelaksanaan uji hewan yang seharusnya dimulai Desember 2020 dan tuntas pada pertengahan Maret mendatang.

    "Kendalanya, pertama, karena hewan uji coba seperti hamster yang harus Specific Patogen Free (SPF) atau bebas terkena penyakit itu tidak ada di Indonesia. Maka harus impor," ujarnya.

    Baca: Raja Arab Saudi Disuntik Dosis Pertama Vaksin Covid-19

    Tim Peneliti Vaksin Unair saat ini masih menunggu impor hamster itu. Jumlah yang dibutuhkan mencapai 105 ekor. Harga satu ekor hamster mencapai Rp2,7 juta.

    Fedik menjelaskan, ada tiga tahap uji coba hewan Vaksin Covid-19 Merah Putih ini. Setelah uji ke hamster, uji hewan akan dilakukan terhadap Ferret, hewan mamalia sejenis musang.

    Selanjutnya, uji coba dilakukan terhadap kera sebagai tingkat tertinggi. Lantaran organnya mendekati atau mirip dengan manusia.

    "Ferret kami cari (impor) belum ketemu. Kalau kera teman di Bogor dan Tangerang ada. Kera itu nanti kami butuh sekitar 40 ekor," ujarnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id