Kronologi Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang

    Gonti Hadi Wibowo - 16 April 2021 18:55 WIB
    Kronologi Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang
    Tangkapan layar video viral di medsos, penganiayaan terhadap perawat di RS Siloam Palembang, Kamis 15 April 2021. Foto: Istimewa



    Palembang: Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang angkat bicara mengenai penganiayaan terhadap perawatnya bernama Christina Ramauli S, 27, yang dianiaya oleh keluarga pasien berinisial JT. Kejadian nahas itu terjadi pukul 10.45 WIB, pada Kamis, 15 April 2021.

    Nursing Development and Clinical Operations Division Head RS Siloam Sriwijaya Palembang, Benedikta Betty Bawaningtyas, menuturkan perawat kala itu sedang melepas infus di tangan pasien yang berusia dua tahun. Perawat menjalankan pelepasan infus sesuai SOP, dengan menggunakan kapas dan diplester lantaran pasien sudah diperbolehkan pulang.






    "Kemudian, pasien yang sedang aktif langsung digendong lalu plester terlepas dan darahnya keluar," terangnya, Jumat, 16 April 2021.

    Baca: Viral Perawat di RS Palembang Dianiaya Keluarga Pasien

    Dia menerangkan, saat itu ibu pasien langsung berteriak karena panik. Selanjutnya melakukan komplain kepada pihak rumah sakit.

    "Saat itu juga langsung dilakukan upaya penanganan oleh kepala ruangan dan perawat ini (Christina Ramauli), pasien sudah diganti kapas dan upaya lainnya," kata Betty.

    Setelah dilakukan penanganan, ibu pasien diduga masih tidak terima. Kemudian memberitahu suaminya yang berada di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
     

    Halaman Selanjutnya
    Lalu, sang suami tiba di…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id